Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Musim Kemarau Mulai, Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Wilayah Kubu Karangasem

Zulfika Rahman • Rabu, 17 Juni 2026 | 06:49 WIB
Kobaran api melahap hamparan lahan kering di wilayah Tiagron Kauh, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, pada Selasa (16/6) kemarin. (Istimewa)
Kobaran api melahap hamparan lahan kering di wilayah Tiagron Kauh, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, pada Selasa (16/6) kemarin. (Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Memasuki musim kemarau, risiko kebakaran lahan kembali mengintai wilayah Karangasem.

Selasa (16/6) siang, kobaran api melahap hamparan lahan kosong seluas hektaran di Banjar Dinas Tiagron Kauh, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui hingga saat ini.
 
Kobaran api dengan cepat meluas karena lahan tersebut ditumbuhi ilalang dan rumput kering yang sangat mudah terbakar.

Situasi semakin mencemaskan warga karena api mulai mendekati kawasan permukiman penduduk.
 
Sertu I Kadek Marsi, Babinsa Desa Tianyar, menjelaskan bahwa petugas dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karangasem sempat kesulitan menjangkau lokasi.

Akses jalan yang sempit dan sulit dilalui kendaraan pemadam membuat bantuan dari luar tidak dapat langsung beroperasi secara maksimal.
 
“Melihat kondisi tersebut dan mengingat api sudah mendekati rumah warga, akhirnya masyarakat bergotong royong turun tangan memadamkan api,” ujarnya saat dikonfirmasi.
 
Dengan keterbatasan sarana, puluhan warga memadamkan api secara tradisional, yaitu dengan memukul titik kobaran menggunakan dahan pohon yang masih berdaun.

Upaya tersebut berlangsung hingga malam hari, dan berkat kerja sama seluruh warga, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
 
“Syukurlah berkat semangat gotong royong, api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke pemukiman,” tambahnya.
 
Wilayah Kubu dikenal sebagai daerah yang relatif kering dan sering menjadi langganan kebakaran lahan saat musim kemarau.

Berdasarkan catatan tahun-tahun sebelumnya, insiden serupa bisa terjadi hingga puluhan kali dalam satu musim.
 
Untuk mencegah kejadian terulang, pihak berwenang mengimbau seluruh warga untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah di lahan terbuka atau membuang puntung rokok sembarangan di area bervegetasi kering.***

Editor : Donny Tabelak
#musim kemarau #kebakaran lahan #lahan kosong #desa Sukadana #karangasem