Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Dini Hari Mencekam, Tumpukan Bongkaran Bangunan di Bypass Ngurah Rai Dilalap Api

Andre Sulla • Kamis, 18 Juni 2026 | 16:43 WIB
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melahap tumpukan bongkaran bangunan di kawasan Pemogan, Denpasar Selatan, pada Kamis dini hari (18/6) kemarin. (Foto Adrian Suwanto)
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melahap tumpukan bongkaran bangunan di kawasan Pemogan, Denpasar Selatan, pada Kamis dini hari (18/6) kemarin. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com– Kebakaran terjadi di sebuah lahan kosong kawasan Suwung Kauh, Pemogan, Denpasar Selatan. Tumpukan material bongkaran bangunan yang terletak di belakang tempat cuci mobil Mandiri 24/7, Jalan Bypass Ngurah Rai, dilalap api pada Kamis dini hari (18/6) sekitar pukul 02.45 WITA.

Kejadian ini membuat warga sekitar panik dan langsung melaporkannya ke pihak berwenang.

Awalnya, warga yang melihat kobaran api menduga yang terbakar hanya semak-semak yang tumbuh di area kosong tersebut.

Namun setelah didekati dan diperiksa, diketahui bahwa api justru membakar tumpukan rongsokan dan sisa bongkaran bangunan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan, hal yang menjadi perhatian dalam kejadian ini adalah api diketahui muncul secara bersamaan di empat titik berbeda di lokasi.

“Setelah tiba di tempat kejadian, kami memastikan yang terbakar adalah tumpukan bongkaran bangunan, bukan semak belukar. Uniknya, api muncul di empat titik yang terpisah,” ujarnya.

Proses pemadaman cukup menyulitkan karena kondisi lokasi yang masih gelap gulita. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.

Petugas bekerja keras selama hampir tiga jam, hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 05.40 WITA.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Kerugian yang ditimbulkan pun relatif kecil, hanya sebatas material yang terbakar. 

Namun, hingga proses pemadaman selesai, pemilik lahan maupun pemilik tumpukan bongkaran tersebut tidak diketahui keberadaannya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan sekaligus menjadi bahan penyelidikan pihak kepolisian.

Polisi menduga ada kemungkinan unsur kesengajaan di balik peristiwa ini.

“Kami masih mendalami penyebab pastinya, apakah kebakaran ini murni karena faktor alam atau kelalaian, atau justru ada unsur kesengajaan di baliknya,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#pemogan #cuci mobil #damkar denpasar #kebakaran