Radarbadung.jawapos.com– Identitas jenazah pria yang ditemukan mengapung di aliran Tukad Ayung, wilayah Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Ubud, akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama Supandi alias Tomo (32 tahun), warga asal Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, menjelaskan identitas korban berhasil diketahui setelah petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk rekan kerja dan mandor di lokasi proyek vila tempat korban bekerja.
Supandi baru saja bekerja selama satu minggu di proyek tersebut sebelum peristiwa terjadi.
Menurut keterangan mandor proyek, Choirul Anam (42 tahun), korban terakhir terlihat bekerja pada Kamis (18/6).
Saat itu Supandi tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WITA dan bekerja hingga sore hari dengan mengenakan kaos hitam serta celana pendek.
Sementara itu, rekan kerja bernama Betaf Halil Akbar mengaku terakhir melihat korban berjalan menuju tempat istirahat pekerja sekitar pukul 15.00 WITA.
Dari keterangan saksi juga diketahui, beberapa hari sebelumnya tepatnya pada Minggu (14/6), korban sempat mengajak temannya untuk memancing di aliran Tukad Ayung yang terletak di sebelah barat lokasi proyek.
Namun hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat menarik kesimpulan apakah hal tersebut memiliki kaitan dengan peristiwa yang menimpa korban.
“Selama bekerja di proyek itu, korban tidak diketahui pernah terlibat pertengkaran atau perselisihan dengan rekan kerja maupun pihak lain,” tegas Kapolsek.
Sementara itu, pihak keluarga korban telah tiba dan bertemu dengan pengelola proyek.
Keluarga tidak menuntut hal lain selain biaya untuk kepulangan jenazah guna dikebumikan di kampung halaman.
Permintaan tersebut disanggupi oleh pihak mandor.
Sebelumnya, jenazah korban ditemukan oleh warga pada Jumat (19/6) sekitar pukul 10.00 WITA.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim BPBD Gianyar melalui jalur Bongkasa, Kabupaten Badung.***
Editor : Donny Tabelak