Radarbadung.jawapos.com– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabanan mulai mempercepat pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Tradisional Taman Sari yang berlokasi di Desa Delod Peken.
Di lokasi, terlihat alat berat sudah diturunkan, pekerjaan pembongkaran bangunan lama dimulai, dan tim pekerja mulai mengerjakan pondasi sebagai tahap awal pembangunan.
Nantinya, pasar ini akan ditata menjadi kawasan yang lebih modern dengan desain ikonik: bagian atas bangunan akan dibangun replika berbentuk perahu. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp6.844.579.000 dengan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender.
Sesuai data di lokasi, kontrak proyek bernomor 640/4458/PA.CK/DPUPR/2026, diterbitkan pada 18 Mei 2026, dan Surat Perintah Mulai Kerja berlaku sejak 25 Mei 2026.
Pelaksanaannya dipercayakan kepada CV Kartika Yudha, dengan pengawasan dari CV Dwijia Cipta.
Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gde Partana, menyatakan percepatan dilakukan agar pekerjaan selesai tepat waktu.
Penataan ini dianggap mendesak karena kondisi bangunan lama sudah tidak layak, terutama pada blok timur.
Atap yang terbuat dari asbes banyak berlubang, sehingga kawasan pasar sering becek saat musim hujan.
“Nanti lantai dasar tetap difungsikan sebagai tempat bertransaksi seperti biasa, sedangkan lantai dua akan dibangun struktur berbentuk perahu yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat usaha, kedai, atau kafe,” jelasnya.
Konsep bangunan berbentuk perahu ini merupakan arahan langsung Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, agar selaras dengan tata ruang kawasan sekitarnya, meliputi Taman Perjuangan dan Taman Makam Pahlawan.
“Diharapkan bentuk ini menciptakan keselarasan lingkungan sekaligus nilai estetika yang menarik,” tambah Partana.
Revitalisasi dilakukan secara bertahap pada dua blok bangunan, dengan prioritas perbaikan di bagian yang paling rusak.
Pemerintah Kabupaten Tabanan menargetkan proyek ini selesai sepenuhnya pada akhir Desember 2026.
“Kami berharap setelah selesai, Pasar Taman Sari bisa berfungsi lebih baik, menjadi tempat bertransaksi yang nyaman, dan menjadi ikon baru bagi masyarakat Tabanan,” pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak