Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Cemburu Buta, Mahasiswi Alami Luka Robek di Kepala Usai Dianiaya di Kamar Kos

Andre Sulla • Selasa, 23 Juni 2026 | 10:33 WIB
Ilustrasi peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan. Korbannya mahasiswi. (Ai)
Ilustrasi peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan. Korbannya mahasiswi. (Ai)

Radarbadung.jawapos.com– Perselisihan yang diduga bermula dari rasa cemburu berujung pada tindakan penganiayaan terhadap seorang mahasiswi perempuan berinisial MH (26 tahun).

Ia mengalami luka robek di kepala hingga harus dijahit, akibat insiden yang terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Rabu pagi (17/6) sekitar pukul 08.08 WITA.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perselisihan terjadi antara korban dengan seorang perempuan bernama IMAV (24 tahun) yang diketahui masih berstatus mahasiswa.

Dugaan sementara, pertengkaran dipicu kesalahpahaman terkait hubungan pribadi yang memicu rasa cemburu berlebihan.

Dalam kejadian itu, terlapor sempat memukul bagian paha kiri korban dengan tangan.

Suasana makin memanas saat keduanya berebut alat pengisi daya ponsel.

Saat tarik-menarik tersebut dilepaskan secara tiba-tiba oleh terlapor, korban kehilangan keseimbangan dan kepalanya membentur dinding kamar.

“Akibat benturan keras itu, korban mengalami luka robek di bagian kepala kanan hingga mengeluarkan darah dan harus mendapatkan tiga jahitan. Selain itu, terdapat juga memar di paha kiri, pinggul kanan, serta lecet di tangan kanan,” jelas sumber kepolisian pada Senin (22/6).

Sehari setelah kejadian, tepatnya pada Kamis (18/6), korban melaporkan peristiwa itu ke Polresta Denpasar.

Laporan tercatat dengan nomor LP/B/357/VI/2026/SPKT/Polresta Denpasar/Polda Bali.

Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari menerima laporan, menerbitkan Surat Tanda Penerimaan Laporan, mendatangi lokasi kejadian, memeriksa kondisi korban melalui proses visum, hingga melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi dan motif sebenarnya.

“Dugaan sementara, insiden ini dipicu emosi sesaat akibat rasa cemburu yang tidak terkendali,” ujar sumber.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, menyatakan pihaknya akan memeriksa lebih lanjut kebenaran dan perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Saya cek dulu perkembangannya,” ucapnya singkat.***

Editor : Donny Tabelak
#mahasiswi dianiaya #polresta denpasar #sidakarya #penganiayaan