Radarbadung.jawapos.com– Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri se-Provinsi Bali Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dibuka mulai Senin (22/6).
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, terutama di SMA Negeri 2 Denpasar atau yang akrab disebut Resman, salah satu sekolah favorit yang menjadi incaran lulusan SMP dari dalam maupun luar Kota Denpasar.
Pada hari-hari awal pendaftaran gelombang pertama, posko layanan SPMB di sekolah tersebut dipadati calon peserta didik beserta orang tuanya untuk berkonsultasi dan menyerahkan berkas.
Tim petugas bekerja secara teliti memeriksa setiap dokumen agar sesuai dengan ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku.
Ketua Pelaksana SPMB SMA Negeri 2 Denpasar, I Putu Armadiasa, menyatakan pihak sekolah telah melakukan persiapan jauh sebelum masa pendaftaran dimulai, termasuk menyediakan posko informasi untuk menjelaskan sejumlah perubahan mekanisme yang diterapkan tahun ini.
“Pendaftaran dibuka mulai Senin kemarin, tapi kami sudah bersiap lebih awal. Terutama untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai sistem baru dan peraturan yang diperbarui,” ujarnya saat ditemui di lokasi pada Selasa (23/6).
Meski ada penyesuaian aturan, minat masyarakat tetap sangat tinggi. Hingga hari kedua pembukaan, tercatat sudah ada 713 ajuan pendaftaran yang masuk.
Jumlah itu jauh melampaui daya tampung sekolah yang hanya menampung sekitar 324 siswa baru untuk seluruh jalur dan dua gelombang pendaftaran.
“Jumlah ini baru di gelombang pertama saja. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, total pendaftar diperkirakan akan terus bertambah hingga ribuan orang menjelang penutupan pendaftaran,” jelas Armadiasa.
Pada gelombang pertama ini, jalur yang dibuka meliputi jalur mutasi, afirmasi bagi keluarga kurang mampu, afirmasi bagi penyandang disabilitas, serta jalur prestasi melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Jalur TKA memiliki kuota terbesar, yaitu sekitar 40 persen dari total daya tampung, dan dapat diikuti oleh calon siswa dari seluruh wilayah Bali tanpa batasan domisili.
Dalam proses verifikasi, tim menemukan sebagian kendala berupa berkas yang tidak sesuai ketentuan.
“Jika ada dokumen yang kurang atau tidak tepat, kami tidak langsung menolak, tapi menghubungi pendaftar untuk melengkapi dan memperbaikinya,” tambahnya.
Salah satu pendaftar, Fitri Aurelia, mengaku memilih SMA Negeri 2 Denpasar karena reputasinya yang unggul.
“Saya sudah lama ingin bersekolah di sini. Saya juga aktif olahraga pencak silat dan pernah mewakili Denpasar di Pekan Olahraga Pelajar, semoga bisa menjadi nilai tambah untuk diterima,” harapnya.
Armadiasa menegaskan sistem SPMB yang baru dirancang untuk memberi kesempatan seluas-luasnya.
“Pemerintah membuka banyak jalur, tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkannya sesuai kondisi dan persyaratan yang ada,” ujarnya.
Sesuai jadwal, pendaftaran gelombang pertama berlangsung 22–24 Juni 2026, verifikasi hingga 28 Juni, dan pengumuman hasil pada 29 Juni pukul 17.00 WITA.
Sementara gelombang kedua melalui jalur domisili akan dibuka 30 Juni–2 Juli 2026, dengan pengumuman hasil pada 9 Juli 2026.***
Editor : Donny Tabelak