Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kapolri Mutasi 1.121 Personel Polri, Polda Bali Dapat Penyegaran: 4 Kapolres dan Sejumlah Pejabat Utama Berganti

Andre Sulla • Minggu, 28 Juni 2026 | 18:01 WIB
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, SIK., saat dikonfirmasi membenarkan adanya mutasi. (Foto Adrian Suwanto)
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, SIK., saat dikonfirmasi membenarkan adanya mutasi. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com– Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali menggelar mutasi besar-besaran di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.

Sebanyak 1.121 personel masuk dalam daftar rotasi jabatan berdasarkan Surat Telegram Rahasia Nomor ST/1335/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026.

Dari jumlah tersebut, Polda Bali menjadi salah satu wilayah yang mengalami penyegaran cukup signifikan, meliputi sejumlah pejabat utama, direktur, hingga empat Kepala Kepolisian Resor.

Mutasi ini dinilai sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur menjelang berbagai agenda penting, termasuk pengamanan Pulau Bali sebagai destinasi wisata dunia yang memiliki tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat cukup kompleks.

Salah satu yang menyita perhatian adalah pergantian Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Bali, Kombes Pol Agus Nugroho, yang dipindahkan ke Polda Metro Jaya dengan jabatan yang sama.

Rotasi ini terbilang cepat, mengingat perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 1999 itu baru menjabat selama sekitar tiga bulan di Bali.

Posisinya kini diisi oleh Kombes Pol Dewa Made Adnyana, yang sebelumnya menjabat Karo SDM di Polda Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, pergantian juga menyasar sejumlah posisi strategis lain, antara lain Karo Logistik, Direktur Lalu Lintas, Direktur Narkoba, Direktur Polisi Air dan Udara, Direktur Pengamanan Objek Vital, serta Komandan Satuan Brimob.

Tidak ketinggalan, Kabid Pengawasan dan Pembinaan Masyarakat, Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Kabid Laboratorium Forensik juga masuk dalam daftar mutasi.

Pergeseran tidak hanya terjadi di tingkat Polda, melainkan juga menyentuh jajaran di bawahnya.

Tongkat komando di empat Polres resmi berganti, yaitu Kapolres Jembrana, Kapolres Gianyar, Kapolres Bangli, serta Kapolres Kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Langkah ini disebut sebagai bentuk penyegaran sekaligus regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri.

Hal ini dinilai perlu mengingat Bali saat ini menghadapi dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang, mulai dari meningkatnya arus mobilitas wisatawan mancanegara, potensi kejahatan lintas negara, hingga gangguan keamanan berskala konvensional.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., membenarkan adanya kebijakan mutasi tersebut.

Menurutnya, rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam dinamika organisasi kepolisian.

“Mutasi ini bagian dari penyegaran untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ini juga menjadi bentuk regenerasi kepemimpinan agar organisasi tetap tangguh dan adaptif menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Ariasandy menegaskan bahwa mutasi bukan sekadar perpindahan tempat bertugas, melainkan strategi penguatan institusi agar tetap solid dan profesional.

“Polda Bali mendukung penuh kebijakan pimpinan. Harapannya, pejabat baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan dengan baik, dan menjaga situasi keamanan di Bali tetap kondusif,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#hari bhayangkara #mutasi #polri #polda bali #kapolri