Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Catut Nama Presiden Prabowo, Penipu Bantuan Sosial Dibekuk di Jembrana

Muhammad Basir • Rabu, 1 Juli 2026 | 08:15 WIB
Ilustrasi. Pelaku pencatut nama presiden ditangkap. Pria asal Buleleng yang mengaku sebagai petugas Dinas Sosial akhirnya diamankan aparat di Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan,
Ilustrasi. Pelaku pencatut nama presiden ditangkap. Pria asal Buleleng yang mengaku sebagai petugas Dinas Sosial akhirnya diamankan aparat di Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan. (Ai) 

Radarbadung.jawapos.com– Upaya penipuan yang mencatut nama Presiden Prabowo Subianto berhasil digagalkan berkat kewaspadaan warga.

Seorang pria asal Buleleng yang mengaku sebagai petugas Dinas Sosial akhirnya diamankan aparat di Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, pada Senin (29/6), setelah modus aksinya tercium mencurigakan oleh calon korban.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, terduga pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses pendalaman, dan rincian lengkap akan disampaikan dalam ekspos resmi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/6).

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP I Gede Alit Darmana menambahkan, kasus ini masih terus dikembangkan.

Dari keterangan awal, diduga pelaku tidak beraksi hanya satu kali.

Terdapat informasi bahwa sudah ada korban lain, bahkan di wilayah Melaya disebut ada yang merugi hingga Rp500 ribu.

“Kami masih menunggu laporan resmi dari masyarakat terkait hal tersebut,” jelasnya.

Kasus ini terungkap setelah calon korban bernama Muhammad Imam membagikan pengalamannya di media sosial.

Imam menceritakan, pelaku datang ke rumahnya dengan dalih mendata kepemilikan tanah.

Dalam percakapan selanjutnya, pelaku mengaku ada program bantuan untuk warga kurang mampu senilai Rp125 juta.

Untuk meyakinkan korban, ia menyebut bantuan itu bersumber langsung dari Presiden.

Setelah itu, pelaku meminta sejumlah uang sebesar Rp375 ribu dengan alasan biaya pendaftaran, pembelian meterai, dan map berstempel Dinas Sosial.

Tawaran tersebut justru membuat Imam curiga. Ia segera meminta istrinya melapor ke kepala desa setempat dan menghubungi Bhabinkamtibmas.

Berkat respon cepat aparat dan perangkat desa, pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian, kemudian dibawa ke Polsek Pekutatan sebelum akhirnya dilimpahkan ke Polres Jembrana untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada.

“Setiap program bantuan resmi dari pemerintah tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apapun. Jika ada pihak yang mencatut nama pejabat atau instansi dan meminta sejumlah uang, segera laporkan ke aparat terdekat,” tegasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#catut nama presiden #polres jembrana #dinas sosial #presiden prabowo subianto #penipuan