Radarbadung.jawapos.com– Sebuah usaha laundry milik I Made Rusdiawan (43 tahun) yang beralamat di Jalan Sriwijaya Nomor 36, Banjar Dinas Malkangin, Desa Dajan Peken, Tabanan, ludes terbakar pada Rabu (1/7) siang.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh kebocoran gas pada saluran pipa regulator mesin pengering pakaian.
Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, menjelaskan kejadian pertama kali diketahui oleh karyawan bernama Ade Irmaliana sekitar pukul 12.30 WITA.
Saat itu, Ade sedang melayani pelanggan dan mencuci pakaian, tiba-tiba melihat api muncul dari bagian regulator mesin pengering.
Ia segera berusaha memadamkan api menggunakan spons basah, namun upaya tersebut gagal.
Api justru semakin membesar dan cepat merambat ke tumpukan pakaian serta perlengkapan lain di dalam ruangan.
Kondisi makin memburuk karena di lokasi tersimpan tabung gas LPG berbagai ukuran dan cairan pewangi pakaian yang mudah terbakar.
Melihat situasi yang mengkhawatirkan, Ade segera meminta bantuan warga sekitar.
Meskipun sempat ditolong banyak orang, api tetap tidak terkendali.
Kawil Banjar Malkangin, I Ketut Suteja, yang menerima laporan langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Tabanan.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Butuh waktu sekitar satu jam hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, penyebab kebakaran diduga kuat adalah kebocoran gas pada saluran pipa besi regulator mesin pengering.
Sementara itu, pemilik usaha telah membuat surat pernyataan untuk tidak melanjutkan perkara ini ke proses hukum lebih lanjut.
Pemilik usaha menyebutkan kerugian yang diderita mencapai Rp750 juta.
Barang-barang yang ludes terbakar meliputi: dua unit tablet Infinix, satu unit tablet Samsung, satu ponsel Vivo, empat mesin pengering dan empat mesin cuci merek LG, satu lemari es, satu mesin pemanas uap, sepuluh tabung gas LPG ukuran 3 kg, lima tabung gas LPG ukuran 12 kg, serta satu unit pendingin ruangan.***
Editor : Donny Tabelak