Radarbadung.jawapos.com– Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar, pada Rabu pagi (1/7).
Polda Bali menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momen refleksi perjalanan pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, selaku inspektur upacara.
Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali, tokoh agama, tokoh adat, serta unsur masyarakat.
Kehadiran mereka menegaskan soliditas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga keamanan serta stabilitas Bali sebagai destinasi wisata internasional.
Barisan pasukan tampak berdiri tegap dan disiplin di bawah langit cerah.
Jalannya upacara berjalan tertib dan sakral di bawah komando Kasubdit 1 Ditresiber Polda Bali, AKBP Moch Dwi Ramadhanto.
Sebagai Komandan Upacara, alumni Akademi Kepolisian tahun 2010 ini telah melalui proses seleksi ketat dan latihan intensif selama berhari-hari demi memastikan rangkaian acara berjalan sempurna.
“Disiplin dan dedikasi adalah kuncinya. Latihan keras di bawah terik matahari terbayarkan ketika melihat upacara berlangsung tertib dan khidmat,” ujarnya.
Setelah rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi syukuran.
Momen paling sakral terlihat saat Kapolda Bali memotong tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan pengabdian Polri yang genap berusia 80 tahun.
Potongan tumpeng pertama diserahkan secara simbolis kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto.
Prosesi tersebut menjadi simbol eratnya sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan dan kedamaian Pulau Dewata.
Syukuran juga berlanjut di Gedung Presisi Markas Polda Bali, di mana Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Daerah Bali menyerahkan potongan tumpeng kepada personel paling senior dan paling junior.
Hal ini melambangkan kesinambungan semangat pengabdian dari generasi ke generasi.
Kemeriahan semakin terasa saat lapangan berubah menjadi ajang unjuk kekuatan dan kesiapan.
Ribuan warga yang hadir disuguhi penampilan marching band binaan Polri yang membawakan lagu-lagu patriotik dengan gerakan kompak.
Selain itu, parade kendaraan dinas mulai dari kendaraan patroli, kendaraan taktis, hingga armada operasional Brimob dan Polairud juga dipamerkan.
Bagi masyarakat, penampilan ini bukan sekadar tontonan, melainkan gambaran nyata kesiapsiagaan Polri dalam melindungi warga dan menjaga sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Bali.
Dalam momentum ini, Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, berintegritas, dan responsif menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks, termasuk kriminalitas lintas negara.
“Semangat ‘Polri untuk Masyarakat’ tidak hanya menjadi tema seremoni, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata: menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik, dan terus membangun kepercayaan publik,” pungkas Kapolda Bali.***
Editor : Donny Tabelak