Radarbadung.jawapos.com– Meski sempat menjadi sorotan luas di media sosial akibat video dugaan pengusiran wisatawan lokal, kawasan Pantai Blue Lagoon di Desa Padangbai tetap ramai dikunjungi wisatawan.
Isu yang beredar ternyata tidak berdampak buruk pada aktivitas wisata bahari seperti snorkeling maupun menyelam di lokasi tersebut.
Pantai Blue Lagoon memang dikenal luas karena pesona keindahan bawah lautnya yang menakjubkan.
Hal ini membuat tempat tersebut selalu menjadi tujuan favorit wisatawan untuk menikmati kejernihan air dan kekayaan hayati lautnya.
"Sama sekali tidak ada dampak negatif, pengunjung tetap ramai berdatangan," ujar Kadek Suriati, salah satu penyewa peralatan menyelam dan snorkeling di lokasi, Minggu (12/7).
Ia menjelaskan, rata-rata wisatawan yang datang untuk melakukan aktivitas snorkeling dan diving mencapai 50 hingga 100 orang setiap harinya.
"Pada hari libur atau waktu tertentu, jumlahnya bahkan bisa jauh lebih banyak dari angka tersebut," tambahnya.
Selain menjelajahi keindahan bawah air, sejumlah pengunjung yang didominasi wisatawan asing juga tampak menikmati suasana pantai dengan berjemur di sepanjang bibir pantai yang indah.
Ramainya kunjungan wisatawan ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku usaha lokal di sana.
Kadek Suriati menyebutkan tarif sewa peralatan yang ditawarkan, yaitu sekitar Rp60.000 hingga Rp75.000 per orang untuk paket standar berisi kacamata, kaki katak dan perlengkapan dasar lainnya.
Sementara untuk paket peralatan lengkap, tarifnya berkisar antara Rp85.000 hingga Rp100.000 per orang.***
Editor : Donny Tabelak