Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Mobil APV Keluar Jalur Tabrak Pikap, Bayi 8 Bulan Jadi Korban di Jalur Denpasar–Gilimanuk

Muhammad Basir • Rabu, 15 Juli 2026 | 19:19 WIB
Mobil pikap yang bertabrakan dengan mobil APV di ruas jalan nasional Denpasar–Gilimanuk.(Istimewa)
Mobil pikap yang bertabrakan dengan mobil APV di ruas jalan nasional Denpasar–Gilimanuk.(Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan nasional Denpasar–Gilimanuk yang dikenal rawan insiden.

Kali ini, sebuah mobil APV bertabrakan dengan mobil pikap pengangkut sayur di KM 98-99 wilayah Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, pada Senin (13/7) malam. 

Tiga orang mengalami luka-luka, termasuk seorang bayi berusia delapan bulan.

Kapolsek Negara AKP Andi Prasetio menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian, kecelakaan diduga bermula saat mobil APV bernomor polisi DK 1005 IC yang dikemudikan Ahmad Qois Miftahurrahman (21) melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

“Saat tiba di lokasi, mobil diduga keluar jalur hingga melewati marka jalan dan masuk ke lajur berlawanan,” ujarnya.

Di waktu yang bersamaan, dari arah sebaliknya atau Gilimanuk melaju mobil pikap bernomor polisi P 8949 VM yang dikemudikan Komarudin (49), warga Banyuwangi.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan keras tak terelakkan.

Benturan membuat bagian depan kedua kendaraan rusak parah.

Mobil pikap bahkan terguling ke sisi kanan jalan, sehingga muatan sayuran yang dibawanya tumpah dan berserakan di sepanjang badan jalan. Kerugian material dari insiden ini diperkirakan mencapai Rp25 juta.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tiga orang yang berada di kedua kendaraan harus menjalani perawatan medis.

Ahmad Qois mengalami luka lecet di dahi, luka robek pada jari kelingking tangan kanan, serta robek di punggung kaki kiri.

Putrinya, Khadijah Nada Salsabilah yang masih berusia delapan bulan, mengalami luka robek di bagian dahi.

Sementara itu, Komarudin menderita luka lecet di pelipis kanan dan mengeluhkan nyeri pada bagian kaki.

“Seluruh korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi dan langsung dirujuk mendapatkan penanganan medis,” tambah AKP Andi Prasetio.

Pihak kepolisian telah menyelesaikan olah tempat kejadian, meminta keterangan saksi mata, serta mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko kecelakaan di jalur Denpasar–Gilimanuk, terutama pada malam hari di mana sejumlah titik masih minim penerangan jalan.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
gilimanuk polres jembrana mobil pikap kecelakaan jalan nasional