Balon Gas Harkopnas di Klungkung Meledak, 11 Orang Alami Luka Bakar, Enam Dirawat Intensif

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 10:15 WIB
Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Klungkung, Minggu (19/7), diwarnai insiden ledakan puluhan balon gas yang mengakibatkan 11 orang mengalami luka bakar. (Istimewa)
Apes saat Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79. Dari 11 korban ledakan puluhan balon gas, enam orang menjalani rawat inap, tiga di antaranya anak-anak dan tiga orang dewasa. (Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Klungkung, Minggu (19/7), diwarnai insiden ledakan puluhan balon gas yang mengakibatkan 11 orang mengalami luka bakar.

Korban yang terdiri atas anak-anak dan orang dewasa langsung dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan penanganan medis. 

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika balon gas yang sebelumnya dilepaskan saat pembukaan acara kembali turun karena masih terikat pada banner Harkopnas.

Melihat hal tersebut, seorang warga berinisiatif membagikan balon kepada anak-anak yang berada di sekitar lokasi.

Saat hendak melepaskan tali pengikat balon dari banner, warga tersebut menggunakan korek api untuk membakar tali.

Tindakan itu justru memicu gas di dalam balon tersulut api hingga terjadi ledakan yang mengenai warga di sekitarnya.

Sebanyak 11 orang mengalami luka bakar dan segera dievakuasi ke RSUD Klungkung. 

Panitia Harkopnas Klungkung, I Kadek Semardana, mengatakan suara ledakan sekitar 40 balon gas itu sangat keras hingga sempat dikira ban truk meledak.

Saat kejadian, panitia tetap fokus menjalankan rangkaian acara yang masih berlangsung.

Setelah dilakukan pengecekan, baru diketahui sumber ledakan berasal dari balon gas yang melukai sejumlah warga.

"Itu suaranya keras sekali, seperti ban truk meledak. Saat itu kami panitia fokus pada acara karena masih berlangsung," ujarnya.

Sementara itu, Pranata Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, mengungkapkan para korban tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 11.30 Wita.

Dari 11 korban, enam orang menjalani rawat inap, tiga di antaranya anak-anak dan tiga orang dewasa.

Tiga korban telah diizinkan pulang, sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan di IGD.

"Korban yang dirawat inap rata-rata mengalami luka bakar lebih dari 40 persen," ungkapnya.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
ledakan balon gas hari koperasi nasional koperasi gas polres klungkung