Radarbadung.jawapos.com– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabanan tengah mempercepat perbaikan delapan titik jaringan irigasi pertanian yang rusak parah akibat banjir tahun 2025.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp2,3 miliar dari APBD Tabanan.
Lokasi yang direhabilitasi:
1. Jaringan irigasi Tempek Perean, Subak Bunyuh, Desa Perean
2. Jaringan irigasi kawasan RSU Singasana, Nyitdah, Kediri
3. Jaringan aliran Sungai Yeh Empas
4. Jaringan irigasi Subak Guama, Desa Peken Belayu, Marga
5. Jaringan irigasi Subak Saih, Banjar Tagtag, Desa Kukuh, Marga
6. Bendung dan jaringan irigasi Subak Bengkel, Desa Bengkel
7. Jaringan irigasi Pesagi, Penebel
8. Bendung dan jaringan irigasi Desa Gubug.
Kepala Dinas PUPR Tabanan I Gde Made Partana menyatakan lokasi dipilih berdasarkan usulan subak dan tingkat kerusakan terberat.
Setiap titik dianggarkan Rp200–400 juta. Selain saluran air, juga diperbaiki jalan usaha tani, dengan target selesai akhir tahun 2026.
Perbaikan ini selaras dengan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 16.466,23 hektar di Tabanan, guna mendukung ketahanan pangan daerah dan swasembada pangan nasional.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung