Metode Khusus Diterapkan Agar Tingkat Keberhasilan Tanaman Meningkat
Radarbadung.jawapos.com– PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menanam 10.000 bibit mangrove dan melepasliarkan puluhan kepiting di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Desa Pemogan, Denpasar.
Program bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia ini merupakan wujud penerapan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) sekaligus mendorong pengembangan ekowisata dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara Ketut Darsana menyatakan pelestarian ini membawa manfaat ganda: melindungi garis pantai sekaligus menjaga sumber penghidupan 50 nelayan anggota kelompok yang juga mengelola ekowisata.
“Menanam itu mudah, tantangannya ada pada perawatan hingga satu tahun agar tumbuh baik,” ujarnya.
Nelayan rata-rata memanen tiga kilogram kepiting per hari pada musim panen dengan harga sekitar Rp300 ribu per kilogram.
Perwakilan UPTD Tahura Ngurah Rai Made Yuda Wibawa menjelaskan luas kawasan mencapai 1.373,5 hektare, dengan tutupan mangrove kini sekitar 80 persen.
Karena lokasi penanaman semakin terbatas, rehabilitasi dilakukan secara selektif menggunakan kantong tanam dan penyangga bambu agar bibit tahan terhadap pasang surut laut.
Sebanyak 10.000 bibit diperkirakan merehabilitasi satu hektare kawasan.
Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo menegaskan komitmen perusahaan menjadikan pertumbuhan bisnis sejalan dengan pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat.
“Mangrove adalah benteng alami sekaligus sumber ekonomi berkelanjutan,” katanya.
Kegiatan juga diisi aksi bersih pantai, mengingat rata-rata 10 kilogram sampah plastik berhasil dikumpulkan setiap hari dari kawasan tersebut.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung