Pamit Cari Kayu Bakar, Warga 70 Tahun Tewas Terjatuh ke Jurang Sedalam 100 Meter di Kintamani

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 12:34 WIB
Petugas kepolisian mengevaluasi korban yang tewas di jurang. (Foto Humas Polres Bangli)
Petugas kepolisian mengevaluasi korban yang tewas di jurang. (Foto Humas Polres Bangli)

Radarbadung.jawapos.com— Nasib nahas menimpa I Wayan Asung, 70 tahun, warga Desa Subaya, Kecamatan Kintamani. Korban yang pamit mencari kayu bakar justru ditemukan meninggal dunia di dasar jurang, Sabtu (8/8) sekitar pukul 21.30 Wita.

Peristiwa bermula saat korban berangkat mencari kayu bakar pada pagi hari, sekitar pukul 09.00. Namun hingga pukul 18.00, korban tak kunjung pulang.

Keluarga bersama warga pun segera melakukan pencarian ke kawasan yang biasa didatangi korban.

Sekitar pukul 21.30, korban ditemukan tersangkut di pangkal pohon di dalam jurang, dalam keadaan tak bernyawa.

Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka, dan keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani pada Minggu (9/8) untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban diduga terjatuh ke jurang saat mencari kayu bakar,” ungkap Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Gumiliarta, Minggu (9/8).

Jurang tempat korban terjatuh memiliki kedalaman sekitar 100 meter.

Korban terpeleset dan jatuh sejauh kurang lebih 30 meter sebelum akhirnya tersangkut di pepohonan. 

Pemeriksaan fisik menemukan luka robek sepanjang 20 cm di kepala bagian depan kanan, serta luka memar di kepala belakang, pipi kanan, bawah kelopak mata kiri, batang hidung, lengan kiri, pinggang kiri, dan kaki kanan.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
kayu bakar kintamani Polres Bangli jatuh ke jurang penemuan mayat