Ratusan Pemedek Padati Pura Tangkas Kori Agung Bahas Pembangunan, Sempat Tertahan Lalu Dipersilakan Bersembahyang

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 13:13 WIB
Ratusan pemedek melakukan persembahyangan di kawasan Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung.(FOTO DEWA AYU PITRI ARISANTI)
Ratusan pemedek melakukan persembahyangan di kawasan Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung.(FOTO DEWA AYU PITRI ARISANTI)

Radarbadung.jawapos.com— Ratusan pemedek dari berbagai daerah di Bali memadati kawasan Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, Desa Tangkas, pada Minggu (9/8).

Kehadiran mereka menyusul beredarnya undangan melalui pesan berantai WhatsApp kepada seluruh Pasemetonan Tangkas Kori Agung untuk mengikuti persembahyangan bersama dan Paruman Agung, dengan titik kumpul di pintu masuk Pura Kelurahan Klungkung lalu berangkat bersama-sama ke lokasi sekitar pukul 09.00 Wita.

Sesampainya di pura, rombongan sempat tidak dapat langsung masuk karena akses masuk tertutup.

Hal itu memicu adu argumen antara perwakilan pemedek dengan pihak pengempon pura. 

Setelah berdiskusi, akhirnya kedua pihak sepakat dan seluruh pemedek yang hadir dipersilakan masuk untuk melaksanakan persembahyangan sekitar pukul 10.47 Wita.

Koordinator pemedek, Ida Bhawati Hermawan Tangkas, menyampaikan kehadiran mereka bermaksud menggelar Paruman Agung guna mencari titik temu terkait rencana pembangunan pura yang hingga kini belum menemui kesepakatan menyeluruh.

“Hari ini kami mencoba menggelar Paruman Agung dengan tujuan memperoleh titik temu terkait pembangunan pura, sekaligus menjadikannya acuan yang mengedepankan rasa pasemetonan atau persaudaraan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Pasemetonan Tangkas Kori Agung, I Made Wijaya, menilai dinamika ini muncul akibat adanya kesalahpahaman.

Ia menyebut berbagai masukan dan aspirasi warga harus dikelola dengan baik agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan ketentuan yang telah disepakati bersama.

Mengenai tertutupnya akses masuk pura, hal itu dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan mengingat lokasi masih dalam proses pembangunan dan banyak material bangunan yang tersimpan di kawasan pura. “Hanya terjadi miskomunikasi,” ujarnya.

Menyikapi kehadiran ratusan pemedek, Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat menerjunkan lebih dari 70 personel untuk melakukan pengamanan, termasuk pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan dan meminimalkan dampak terhadap warga sekitar.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
pura pusat kawitan desa tangkas pembangunan pemedek polres klungkung