Tekan Risiko Rabies, Distan Denpasar Gelar Vaksinasi & Sterilisasi Anjing Gratis di Pantai Biaung

Adrian Suwanto • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:58 WIB
Dinas Pertanian Kota Denpasar melalui UPTD Puskeswan memberikan layanan vaksinasi rabies dan sterilisasi anjing secara gratis di Pantai Biaung, Kesiman, Denpasar, Sabtu (15/8) kemarin. (Foto Adrian Suwanto)
Dinas Pertanian Kota Denpasar melalui UPTD Puskeswan memberikan layanan vaksinasi rabies dan sterilisasi anjing secara gratis di Pantai Biaung, Kesiman, Denpasar, Sabtu (15/8) kemarin. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com — Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 dan HUT Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kota Denpasar melalui UPTD Puskeswan menggelar Safari Kesehatan Hewan.

Kegiatan ini memberikan layanan vaksinasi rabies sekaligus sterilisasi anjing secara gratis di kawasan Pantai Biaung, Kesiman, Denpasar, pada Sabtu (15/8).

Upaya ini merupakan langkah pemerintah dalam mengendalikan populasi anjing sekaligus mencegah penyebaran penyakit rabies.

Selain vaksinasi, sterilisasi dilakukan untuk menekan pertumbuhan populasi anjing secara terkendali dan berkelanjutan. 

Langkah pencegahan ini dinilai sangat penting mengingat rabies masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang serius di Bali. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 tercatat 45.365 kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di seluruh Bali.

Dari jumlah itu, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia. 

Angka tersebut menunjukkan bahwa kewaspadaan terhadap rabies harus terus ditingkatkan, baik melalui vaksinasi hewan maupun penanganan medis cepat bagi korban gigitan.

Kegiatan di Pantai Biaung juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan dan rutin melakukan vaksinasi.

Masyarakat diimbau segera mendapatkan penanganan medis apabila digigit hewan yang berpotensi menularkan rabies.

Pemerintah menegaskan pengendalian rabies bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

Pemilik anjing diharapkan rutin memvaksinasi hewan peliharaannya, menjaga agar tidak berkeliaran, serta segera melaporkan jika ditemukan dugaan kasus rabies di lingkungan sekitar.

Dengan upaya berkelanjutan, risiko penularan rabies di Denpasar maupun Bali diharapkan dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
vaksinasi anjing distan bali puskeswan Pemprov Bali rabies