Radarbadung.jawapos.com— Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat tata kelola tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar semakin sehat, profesional, dan berdaya saing.
Fokus pada penerapan Good Corporate Governance (GCG) serta digitalisasi layanan pada Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (parkir), dan Perumda Pasar Sewakadarma.
Evaluasi pembinaan dilaksanakan Minggu (23/8) di Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, dipimpin Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa.
Arya Wibawa menyatakan transformasi bertujuan meningkatkan kinerja sekaligus memastikan BUMD berperan ganda — penyedia layanan publik berkualitas dan penggerak ekonomi daerah yang menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Penerapan GCG yang konsisten, didukung kepemimpinan profesional dan pengawasan efektif, membuat BUMD tumbuh berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta memberi kontribusi nyata bagi PAD dan pelayanan masyarakat," ujarnya.
Penerapan GCG berlandaskan enam prinsip: partisipasi, akuntabilitas, transparansi, kemandirian, kewajaran, dan pertanggungjawaban. Kejelasan peran tiga organ utama — Kuasa Pemilik Modal, Dewan Pengawas, dan Direksi — menjadi penekanan utama.
Khusus Perumda Bhukti Praja Sewakadarma, digitalisasi parkir menjadi prioritas.
Pembayaran non-tunai melalui cashless dan QRIS akan didorong di seluruh titik parkir untuk meningkatkan transparansi dan mencegah kebocoran pendapatan.
Pengelolaan juga diarahkan terintegrasi dengan ekosistem transportasi perkotaan.
Pemkot Denpasar menyusun roadmap transformasi tiga tahun:
- 0–100 hari: Audit kesehatan BUMD, pemetaan aset, SDM, risiko, penetapan KPI
- Tahun pertama: Digitalisasi proses & layanan, efisiensi biaya, perbaikan SOP
- Tahun kedua–ketiga: Ekspansi bisnis baru, kemitraan investasi, integrasi digital penuh.
Perkembangan dipantau melalui dashboard terintegrasi yang mencakup indikator keuangan, operasional, pelayanan, hingga transformasi digital.
Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma I Nyoman Putrawan menyatakan siap menindaklanjuti arahan, termasuk pembinaan ratusan juru parkir untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung