Kebakaran Hebat 10 Kamar Kos-kosan dan Bengkel di Panjer, Lansia 70 Tahun Tewas Tertimbun Puing

Andre Sulla • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:49 WIB
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melalap bangunan kos-kosan semi permanen di Jalan Tukad Pancoran IV K1, Panjer, Denpasar Selatan, Jumat (28/8) pagi. (Foto Adrian Suwanto)
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melalap bangunan kos-kosan semi permanen di Jalan Tukad Pancoran IV K1, Panjer, Denpasar Selatan, Jumat (28/8) pagi. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com — Kebakaran hebat menghanguskan bangunan kos-kosan semi permanen di Jalan Tukad Pancoran IV K1, Banjar Bekul, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Jumat (28/8) sekitar pukul 05.30 WITA.

Sebuah tragedi menyertai peristiwa ini: seorang perempuan lanjut usia berinisial S (70), asal Banyuwangi yang menjaga kos-kosan tersebut, meninggal dunia setelah tertimbun puing bangunan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui penghuni di lantai dua yang berhamburan keluar saat api membesar.

Saksi Abdul Jalil (70) melihat penghuni berlarian saat selesai salat Subuh. Sementara itu, I Gusti Ngurah Satria Wijaya (45) terbangun karena teriakan warga.

Adiknya, Gusti Ngurah Bayu Triarsa (30), kembali ke lantai dua mengambil dompet dan terkena sambaran api — mengalami luka bakar, kini dirawat di RS Bros.

Saksi lainnya, Adi Rijal alias Pak Imam (61), sempat berupaya menolong korban S, namun kobaran api terlalu besar dan bangunan roboh.

Gustina Haban (42) pertama kali melihat cahaya dari celah pintu kamar kosong, lalu membangunkan anak-anak dan berteriak meminta penghuni menyelamatkan diri. 

Api dengan cepat merambat dan membakar 10 kamar kos beserta isinya. Satu rumah pribadi dan sebuah bengkel las di sisi bangunan juga ikut dilalap api.

Tujuh unit mobil damkar diterjunkan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.15 WITA setelah sekitar satu setengah jam.

Saat pemeriksaan, petugas menemukan jenazah S dalam kondisi tertimbun puing, posisi tengkurap. Korban diketahui kesulitan berjalan, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Jenazah dievakuasi ke RSUD Prof. Ngoerah menggunakan ambulans PMI Kota Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran bermula dari korsleting listrik di salah satu kamar kos yang kosong.

Penyebab pasti masih dalam penyelidikan.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
panjer polresta denpasar kebakaran rumah kos terbakar korsleting listrik