Radarbadung.jawapos.com — Di tengah tingginya angka pengangguran di Kabupaten Karangasem, pelaksanaan bursa kerja (Job Fair) yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) justru sepi peminat.
Padahal tersedia sebanyak 3.611 lowongan pekerjaan, namun yang mendaftar hanya 222 orang.
Kepala Disnaker Karangasem, I Ketut Mertadina, mengakui kondisi tersebut.
"Kondisi ini tidak hanya terjadi di Karangasem saja, tapi di hampir seluruh Bali. Job fair yang digelar sepi peminat," ujarnya, Jumat (28/8).
Ada beberapa faktor utama yang membuat pencari kerja enggan melamar: lokasi kerja yang dianggap terlalu jauh, jenis pekerjaan yang tidak sesuai, hingga besaran gaji yang dinilai belum memenuhi harapan.
"Untuk lokasi kerja, sebagian besar di Karangasem," sebutnya.
Disnaker telah menyebarluaskan informasi lowongan melalui media sosial dan ke seluruh kecamatan, namun antusiasme tetap rendah.
Data BPS per Agustus 2025 mencatat terdapat 5.900 warga Karangasem yang menganggur.
Di sisi lain, Mertadina menyebut generasi muda Karangasem kini lebih tertarik mencari peluang kerja ke luar daerah bahkan ke luar negeri, terutama di kapal pesiar dan sektor lain yang menawarkan gaji lebih menjanjikan.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung