Catat! Jalur Pendakian Gunung Batukaru Ditutup Sementara 5–20 September

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 11:58 WIB
Suasana jalur pendakian di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan.(Foto Juliadi)
Suasana jalur pendakian di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan.(Foto Juliadi)

Radarbadung.jawapos.com— Para pendaki dan wisatawan yang berencana mendaki Gunung Batukaru melalui jalur Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan diminta menunda perjalanan.

Desa Adat Pujungan resmi menutup sementara jalur pendakian via Pura Malen selama dua minggu, mulai 5 September hingga 20 September 2026.

Penutupan ini berkaitan dengan pelaksanaan upacara adat Dewa Yadnyana Ngusabha Nini (Ngushaba Negtegang) Pujawali Purnamaning Sasih Kapat Warsa.

Perbekel Desa Pujungan, I Gede Rima Yasa, menjelaskan kebijakan ini diambil melalui musyawarah bersama Krama Desa.

"Kami sudah melayangkan surat himbauan kepada para pendaki. Kebijakan berlaku mulai 5 September mendatang," ujarnya, Selasa (1/9).

Ada beberapa alasan penutupan jalur:

- Pelaksanaan upacara adat Pujawali di Pura Puncak Kedaton Gunung Batukaru.

- Perbaikan dan pembersihan jalur pendakian serta areal pelinggih di puncak gunung.

- Antisipasi kebakaran hutan di tengah musim kemarau panjang — beberapa pohon di jalur pendakian sudah mulai meranggas dan rawan terbakar.

- Akan digelar juga upacara pecaruan dan piodalan di Pura Puncak Kedaton.

Penutupan berlaku ketat, kecuali peneliti yang sudah memiliki izin resmi dari instansi terkait — tetap harus dalam pengawasan Desa Adat Pujungan.

"Kami berharap semua pihak menghormati keputusan ini dan menghormati kesucian dari upacara," pungkas Rima Yasa.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
pendaki tabanan gunung batukaru pura Desa adat