Rute Jakarta Paling Banyak Dibatalkan
Radarbadung.jawapos.com — Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Hingga Minggu (6/9) pukul 15.00 WITA, tercatat 42 penerbangan mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal.
Meski demikian, pelayanan kebandarudaraan secara umum tetap berjalan normal dan optimal.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan pembatalan dan penyesuaian dilakukan menyikapi perkembangan aktivitas vulkanik serta kondisi ruang udara yang terdampak.
"Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, dapat kami sampaikan bahwa terdapat sejumlah penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang mengalami pembatalan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan," kata Eka Sandi dalam pernyataan resminya.
Dampak paling besar terjadi pada rute Bali–Jakarta. Secara rinci:
- ✈️ Kedatangan dari CGK ke DPS: 7 penerbangan dibatalkan
- ✈️ Keberangkatan dari DPS ke CGK: 30 dibatalkan, 1 mengalami keterlambatan
- ✈️ DPS–HLP (Halim): 2 dibatalkan
- ✈️ DPS–BDO (Bandung): 2 dibatalkan
Total: 41 penerbangan dibatalkan, 1 penerbangan delay.
Manajemen bandara terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan serta AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara dan memperbarui informasi secara berkala.
Bagi penumpang yang sudah berada di terminal, disiapkan layanan service recovery berupa pemberian minuman dan makanan ringan.
Eka Sandi mengimbau calon penumpang untuk selalu mengonfirmasi status penerbangan ke maskapai sebelum berangkat ke bandara, karena kondisi ruang udara dapat berubah sewaktu-waktu.
Informasi juga dapat diakses melalui Contact Center InJourney Airports di nomor 172.
Pemantauan dan penanganan akan terus dilakukan seiring perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung