Kabar Duka! I Gusti Ayu Badri, Istri Mantan Gubernur Bali Berpulang di Usia 97 Tahun

Adrian Suwanto • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 13:18 WIB
Anggota DPD RI, I B Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra di dekat jenazah ibunya, I Gusti Ayu Badri.(Foto Adrian Suwanto)

 
Anggota DPD RI, I B Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra di dekat jenazah ibunya, I Gusti Ayu Badri.(Foto Adrian Suwanto)  

Sosok Ibu & Pendidik yang Menanamkan Disiplin ke Seluruh Keluarga

Radarbadung.jawapos.com — Kabar duka datang dari keluarga besar mantan Gubernur Bali, Prof. Ida Bagus Mantra.

I Gusti Ayu Badri, istri almarhum sekaligus ibunda anggota DPD RI I B Rai Dharmawijaya Mantra, berpulang pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA di Rumah Sakit Bali Royal (BROS), Denpasar, dalam usia 97 tahun.

Jenazah saat ini disemayamkan di Griya Seba Sari, Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar.

I Gusti Ayu Badri lahir pada 19 Juni 1929. Sebelum berpulang, beliau sempat mengalami gangguan pernapasan dan dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 10.00 WITA.

Kepergiannya berlangsung cepat dan mendadak. Saat itu, Rai Mantra sedang berada di Lampung dalam rangka kunjungan kerja.

"Saya ditelepon saat berada di Lampung, katanya Ibu masuk rumah sakit. Setelahnya ditelepon lagi, kondisi Ibu sudah membaik. Saya jadi agak lega. Tapi kemudian ditelepon lagi, katanya beliau sudah meninggal," tutur Rai Mantra yang langsung membatalkan agenda ke Ternate dan bergegas pulang ke Bali.

Hasil pemeriksaan kesehatan empat hari sebelumnya menunjukkan kondisi normal. Tidak terdapat diagnosis penyakit spesifik dari tim medis.

Sosok Pendidik Penuh Disiplin

Di mata keluarga, almarhumah dikenal sebagai sosok yang menekankan kedisiplinan dan keteguhan hati.

Latar belakangnya sebagai salah satu guru generasi awal di SMP Negeri 1 Denpasar pada masa pemerintahan Belanda membentuk karakter yang ditularkan ke seluruh keluarga.

"Nilai kedisiplinan dan keteguhan hati untuk berdiri kuat dalam kehidupan ini semua adalah didikan dari Ibu. Karena Ibu sendiri kan seorang guru, guru pertama di SMP 1 di zaman Belanda. Semua anak, cucu, merasakan sekali karakter dan didikan disiplin dari sosok seorang guru itu," kenang Rai Mantra. 

Memasuki usia 90 tahun, almarhumah sempat mengalami patah tulang paha kiri akibat terjatuh.

Meski aktivitas terbatas, semangatnya tidak surut — beliau tetap rutin membaca koran dan mengikuti perkembangan informasi melalui televisi hingga akhir hayat.

Meninggalkan Keluarga Besar

I Gusti Ayu Badri meninggalkan lima orang anak: Ida Ayu Wijayanti, Ida Bagus Putra Diksotama Mantra, almarhum Ida Bagus Oka Udayana, almarhum Ida Bagus Gde Wirawibawa, serta Rai Mantra.

Beliau juga menyisakan 14 cucu dan sejumlah cicit.

Berasal dari keluarga besar Pemecutan, khususnya Pemecutan Cempaka, pusat keluarga besar di Peraupan.

Upacara pelebon belum ditetapkan tanggalnya, keluarga masih akan membahasnya bersama keluarga besar.

Bagi seluruh keluarga, almarhumah bukan hanya ibu dan nenek, melainkan fondasi nilai kehidupan serta motivator di balik perjalanan karier Prof. Ida Bagus Mantra dan keberhasilan putra-putrinya.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
gubernur bali Rai Mantra dpd ri kabar duka