Laporan diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar sekitar pukul 16.30 Wita.
Delapan unit mobil pemadam dari empat pos serta satu kendaraan rescue langsung dikerahkan.
Kepala Dinas Damkar Kota Denpasar I Made Tirana menjelaskan, saat tiba di lokasi terdengar ledakan terus-menerus dari dalam bangunan — kondisi berbahaya.
"Yang terkena dampak juga bengkel di sebelahnya, di dalamnya banyak tersimpan bensin dan tiner," ungkap Tirana.
Api Dikendalikan, 2 Orang Luka Bakar
Kendala utama: ledakan susulan. Petugas menyemprot air terus-menerus untuk menurunkan suhu dan mencegah meluasnya api.
Akhirnya kobaran berhasil dikendalikan, tidak menjalar ke rumah warga sekitar.
Dua orang mengalami luka bakar masing-masing mengalami luka di bagian kaki, dan satu orang lainnya dilarikan ke rumah sakit.
Keduanya berada di dalam bangunan saat kebakaran terjadi; salah satunya diduga karyawan di lokasi. Identitas dan kondisi terkini masih dipantau.
Warga sekitar sempat terkecoh. Nyoman Ari mengaku awalnya mengira ada yang menyalakan kembang api.
"Baru setelah mendekat kami tahu bangunan terbakar. Kami bantu pakai selang seadanya sebelum Damkar tiba," tuturnya.
Akses masuk gang yang sempit menyulitkan mobil pemadam besar masuk.
Warga juga menyoroti bangunan itu tidak memiliki papan nama atau tanda sebagai gudang bahan berbahaya; tak ada yang tahu fungsinya sebelum kebakaran.
Penyebab pasti kebakaran, jumlah kendaraan yang rusak, serta nilai kerugian masih dalam pendataan petugas.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung