Antrean Pelabuhan Meluas ke Pemukiman, Bus Nekat Masuk Gang Sempit

Muhammad Basir • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 17:41 WIB
Kendaraan menumpuk di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Minggu siang. Kepadatan mendorong sejumlah bus dan kendaraan besar mencari jalan pintas lewat pemukiman warga.(Foto M. Basir)
Kendaraan menumpuk di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Minggu siang. Kepadatan mendorong sejumlah bus dan kendaraan besar mencari jalan pintas lewat pemukiman warga.(Foto M. Basir)
Warga Gilimanuk Minta Ketegasan Pemerintah
 
Radarbadung.jawapos.com— Kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk tak hanya membuat jalur utama tersendat. Imbasnya kini merembet ke tengah permukiman warga.

Sejumlah bus dan kendaraan besar masih nekat masuk melalui gang-gang sempit di Kelurahan Gilimanuk untuk menghindari antrean panjang.

Warga gerah dan meminta pemerintah turun tangan tegas.
 
Anshori, salah satu warga, mengeluh persoalan ini sudah berulang kali disampaikan.

Papan peringatan sudah dipasang, larangan disampaikan, bahkan warga sempat memasang pembatas beton dan memblokade akses.

Namun upaya tersebut diabaikan — pembatas justru digeser sehingga kendaraan besar tetap bisa lewat.
 
"Kami sangat keberatan kendaraan besar seperti bus melintas di gang permukiman. Kalau kendaraan kecil masih tidak masalah," ujar Anshori.

Ia bahkan sempat bersitegang dengan sopir bus yang hendak melintas.
 
Warga khawatir insiden tabrakan yang pernah terjadi sebelumnya terulang.

Kendaraan berbadan besar dinilai tidak sesuai dengan lebar jalan di lingkungan pemukiman dan membahayakan keselamatan.

Persoalan ini pun sudah disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan antrean pelabuhan.

Warga meminta pemerintah tidak hanya mengetahui masalah, tetapi mengambil tindakan nyata.
 
Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma membenarkan antrean kendaraan masih terjadi, terutama pada malam hari.

Ia juga mengakui masih ada bus yang masuk melalui gang permukiman dan hal ini perlu penanganan serius.

Warga berharap solusi antrean tidak mengorbankan keselamatan dan kenyamanan mereka yang tinggal di kawasan sekitar pelabuhan.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
macet Gilimanuk bus masuk gang lurah Gilimanuk