Lelaki 69 Tahun Ditemukan Tidak Bernyawa di Kebun, Diduga Akibat Depresi

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 08:57 WIB
Personel polisi melakukan pemeriksaan di lokasi ditemukannya I Nyoman Manggia (69) dalam kondisi tidak bernyawa di kebun Lingkungan Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, Minggu (20/9) kemarin.(Foto Humas Polres Bangli)
Personel polisi melakukan pemeriksaan di lokasi ditemukannya I Nyoman Manggia (69) dalam kondisi tidak bernyawa di kebun Lingkungan Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, Minggu (20/9) kemarin.(Foto Humas Polres Bangli)

Radarbadung.jawapos.com— I Nyoman Manggia (69), warga Lingkungan Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, ditemukan tidak bernyawa di kebun lingkungan setempat, Minggu (20/9).

Diduga akibat depresi, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Peristiwa pertama kali terdeteksi oleh I Nengah Rudiarta (39) sekitar pukul 08.00, ketika melintasi lahan untuk berkebun.

Rudiarta terkejut melihat korban tergantung pada pohon durian.

Tanpa ragu, ia mencoba menyelamatkan dengan memutus tali menggunakan sabit.

Namun setelah korban diturunkan, Rudiarta melihat kondisi sudah tidak bernyawa.

Ia kemudian memberitahukan kepada I Wayan Warnama (58), yang selanjutnya menghubungi Perbekel Desa Landih.

Perbekel kemudian melaporkan kejadian ke polisi.

Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta menjelaskan, dari pemeriksaan awal dapat disimpulkan korban meninggal dunia akibat gantung diri.

"Diduga penyebabnya adalah depresi atau gangguan kejiwaan, karena sebelumnya korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama," jelasnya.

Keluarga korban telah menerima kematian dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
kintamani Polres Bangli depresi gantung diri