Radarbasung.jawapos.com — Hampir sepertiga garis pantai Kabupaten Tabanan kini tergerus abrasi.
Dari total panjang pantai 34,4 kilometer, sebanyak 12,76 kilometer telah mengalami kerusakan.
Namun baru 4,948 kilometer yang mendapat penanganan pengamanan.
Kini, rencana penanganan di titik paling parah — Pantai Abian Kapas, Desa Beraban, Selemadeg Timur — mulai disusun.
Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida sedang menyusun rancangan penanganan, dan telah mengundang Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam rapat dengar pendapat.
Kepala Bappeda Tabanan I Gede Urip Gunawan mengonfirmasi hal tersebut.
"Kami diundang untuk mendengar paparan dan memberikan masukan terkait penanganan abrasi di Tabanan," ujarnya, Minggu kemarin (20/9).
Pantai Abian Kapas tercatat sebagai lokasi paling parah terkikis, sepanjang 1 kilometer.
Abrasi juga meluas di Pantai Kelecung, Kelating, Pasut, hingga Soka — meski sebagian di Soka sudah mendapat penanganan.
Saat ini, penanganan di Abian Kapas baru memasuki tahap Detail Engineering Design.
Pelaksanaan fisik masih bergantung pada keputusan dan ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat.
"Kapan pekerjaan dimulai tergantung pusat. Namun kami menyambut baik rencana ini," pungkas Urip.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung