Sopir Truk Masuk Jalur Lawan Seruduk Tronton, Tiga Orang Patah Tulang

Muhammad Basir • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 10:01 WIB
Kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 70-71, tepatnya di Banjar Ledok, Desa Pulukan, melibatkan dua truk.(Foto Polsek Pekutatan)
Kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 70-71, tepatnya di Banjar Ledok, Desa Pulukan, melibatkan dua truk.(Foto Polsek Pekutatan)

Radarbadung.jawapos.com — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 70-71, tepatnya di Banjar Ledok, Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kamis (24/9) sekitar pukul 12.45 Wita.

Kecelakaan tersebut melibatkan truk yang dikemudikan Wahyu Duwi Fredianto, 24, dan truk tronton yang dikemudikan Arif Triono, 43.

Diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat, truk yang melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar tiba-tiba masuk ke jalur berlawanan hingga menabrak truk tronton dari arah sebaliknya.

Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw mengatakan, kecelakaan bermula saat Wahyu mengemudikan truk dari arah barat menuju timur atau Gilimanuk-Denpasar.

Saat melintas di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus, kendaraan tiba-tiba bergerak ke sisi kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.

“Diduga pengemudi tertidur sehingga kendaraannya mengambil jalur kanan atau jalur berlawanan,” kata Kompol Benyamin.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tronton yang dikemudikan Arif Triono.

Mengetahui truk masuk ke jalurnya, Arif sempat melakukan pengereman hingga kendaraannya berhenti.

Namun, jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan tak terhindarkan.

Benturan keras mengakibatkan bagian depan truk ringsek dan kaca depan pecah.

Sementara truk tronton mengalami kerusakan pada kaca depan, bumper, serta bodi bagian depan yang penyok.

Kecelakaan tersebut juga menyebabkan tiga orang yang berada di dalam truk mengalami luka-luka.

Wahyu mengalami patah tulang bahu kiri.

Penumpangnya, Rico Wahyudi, 31, mengalami patah tulang kaki kiri.

Sedangkan Adetya Yuda Fermana, 30, mengalami patah tulang pada kedua kaki.

“Ketiganya dirujuk ke RSU Negara,” terang Kompol Benyamin.

Beruntung, pengemudi truk tronton Arif Triono dan penumpangnya, Ahmad, 44, tidak mengalami luka.

Keduanya dalam kondisi sadar dan sehat setelah kecelakaan.

Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi jalan di lokasi kejadian tergolong baik.

Jalan nasional tersebut lurus dan beraspal, sedangkan marka jalan masih dalam kondisi utuh. Cuaca juga cerah saat kecelakaan terjadi.

Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan mencapai sekitar Rp25 juta.

Sekitar pukul 14.00 Wita, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi dari lokasi.

Kasus kecelakaan tersebut selanjutnya ditangani Unit Gakkum Laka Lantas Polres Jembrana.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
sopir ngantuk tabrakan polsek pekutatan kecelakaan Jalan Denpasar - Gilimanuk