Nyepi Segara Nusa Penida, Penyeberangan Kapal Dihentikan 24 Jam

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 17:41 WIB
Suasana hening di pesisir Pantai Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, saat aktivitas penyeberangan dihentikan sehubungan Nyepi Segara Nusa Penida, Minggu (27/9) pagi.(Foto Dewa Ayu Pitri Arisanti)
Suasana hening di pesisir Pantai Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, saat aktivitas penyeberangan dihentikan sehubungan Nyepi Segara Nusa Penida, Minggu (27/9) pagi.(Foto Dewa Ayu Pitri Arisanti)  

Radarbadung.jawapos.com — Suasana hening menyelimuti perairan Nusa Penida.

Selama Nyepi Segara serangkaian upacara Ngusaba Madya Jagat di Pura Batumedawu, seluruh aktivitas di perairan dihentikan total.

Penyeberangan orang maupun barang, hingga kegiatan wisata seperti menyelam, dilarang berlangsung selama 24 jam.

Aktivitas penyeberangan dari dan menuju Nusa Penida dihentikan mulai Minggu (27/9) pukul 06.00 hingga Senin (28/9) pukul 06.00. 

Perwira Jaga Syahbandar Pelabuhan Kusamba, Nengah Warnata, menjelaskan pemberhentian ini sudah disosialisasikan sebelumnya.

"Warga sudah mengetahui karena ada pemberitahuan lewat surat dan memang menjadi agenda tahunan saat upacara Ngusaba di Pura Batumedawu, Nusa Penida," ujarnya.

Biasanya, rata-rata terjadi 21 kali penyeberangan per hari melalui pelabuhan rakyat di Kecamatan Dawan menuju Nusa Penida.

Kali ini, sejumlah perahu tampak terparkir rapi di bibir Pantai Kampung Kusamba.

Warga yang hadir memilih memancing atau sekadar menikmati suasana pantai yang tenang.

Di terminal penumpang The Angkal, pekerja memanfaatkan kesempatan untuk memperbaiki bangunan yang sebelumnya rusak diterjang ombak besar.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
pantai kusamba penyeberangan Nusa Penida pura nyepi segara