Radarbadung.jawapos.com— Pelabuhan Gilimanuk tampak lengang pada Kamis (1/10) siang, namun kepadatan diprediksi kembali muncul mulai sore hingga malam.
Pola naik-turun ini menunjukkan persoalan antrean lintas Jawa–Bali belum sepenuhnya terurai.
Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma menyebut lonjakan kerap terjadi tak terduga.
"Siang lancar, tapi setelah maghrib antrean mulai menumpuk. Sulit diprediksi, tiba-tiba mengular," ujarnya.
Kondisi ini dipengaruhi pengelolaan arus di Pelabuhan Ketapang yang belum stabil.
Kendaraan tertahan di sisi Jawa bergerak serentak saat giliran tiba, lalu membanjiri pelabuhan Bali.
General Manager ASDP Ketapang Media Syahrianto menyatakan penataan muatan dan distribusi kapal terus dioptimalkan, namun keselamatan tetap menjadi batas utama:
"Kami percepat layanan, tidak berarti mengabaikan kapasitas dan aturan keselamatan. Pengurangan antrean dilakukan secara berkelanjutan," tegasnya.
Koordinasi kedua pelabuhan dan kepolisian diperketat. Pola dinamis ini menunjukkan sistem arus lintas belum sepenuhnya stabil.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung