Terbangun karena Warga Ramai, Rumah Sudarma Sudah Dilalap Api

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 12:13 WIB
Rumah milik I Made Sudarma, 56, di Banjar Metra Tengah, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli, ludes terbakar. (Istimewa)
Rumah milik I Made Sudarma, 56, di Banjar Metra Tengah, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli, ludes terbakar. (Istimewa)

Kerugian Ditaksir Rp200 Juta, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Radarbadung.jawapos.com– Rumah milik I Made Sudarma, 56, di Banjar Metra Tengah, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli, ludes terbakar pada Kamis (1/10) sekitar pukul 01.00.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, seluruh rumah beserta sejumlah barang di dalamnya hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui warga setelah api terlihat membumbung tinggi dari rumah korban.

Tetangga korban, Made Adianto, yang rumahnya berada di sebelah barat, awalnya mencium bau seperti benda terbakar.

Curiga dengan bau tersebut, Adianto kemudian keluar rumah.

Saat itulah dia melihat api sudah membesar di rumah Sudarma.

Dia pun berupaya membantu memadamkan api menggunakan air dari selang yang berada di depan rumahnya.

Kobaran api juga diketahui Mangku Candra.

Saat kejadian, dia sedang tertidur. Sekitar tengah malam, Candra terbangun setelah mendengar warga mulai ramai di luar rumah.

Ketika keluar, dia melihat rumah Sudarma sudah dilalap api.

Candra kemudian ikut membantu warga memadamkan kebakaran menggunakan peralatan seadanya.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangli tiba di lokasi sekitar pukul 01.40 untuk melakukan pemadaman.

Sekitar pukul 02.20, api berhasil dipadamkan seluruhnya.

Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta mengatakan, saat kebakaran terjadi, Sudarma berada di dalam rumah.

Namun, korban tidak dapat diajak berkomunikasi karena mengalami syok.

“Penyebab kebakaran masih lidik,” ujar Gumiliarta.

Akibat kebakaran tersebut, rumah korban beserta sejumlah barang di dalamnya, seperti kasur, pakaian, almari, dan surat-surat, hangus terbakar. Total kerugian ditaksir sekitar Rp200 juta.

Gumiliarta menambahkan, korban tidak mencurigai siapa pun terkait penyebab kebakaran.

Peristiwa tersebut dianggap sebagai musibah.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
musibah Polres Bangli kebakaran rumah terbakar