Radarbadung.jawapos.com – Seorang warga negara Inggris, Mike Lambrou, 55, menemukan seorang pria dalam kondisi tidak bernyawa tertindih sepeda motor Honda Beat DK 2664 FDJ di jalan perkebunan menuju Pondokan Dadem, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (6/10).
Korban diketahui bernama Ketut Selamat, 49, warga Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani.
Pihak keluarga meminta jenazah korban diautopsi di RS Tri Jata untuk memastikan penyebab kematiannya.
Peristiwa tersebut bermula saat Lambrou bersama anaknya melakukan kegiatan offroad dari kawasan Batur Natural Hot Spring.
Keduanya kemudian melintasi jalan perkebunan menuju Pondokan Dadem yang berada di kawasan hutan Desa Sukawana.
Sekitar pukul 14.00, Lambrou melihat seseorang tertindih sepeda motor di pinggir jalan.
Dia bersama anaknya kemudian menghampiri korban dan mendapati tubuh korban sudah berlumuran darah.
Lambrou lalu mengangkat dan memindahkan sepeda motor yang menimpa korban.
Dia juga memeriksa denyut nadi korban dan menduga korban telah meninggal dunia.
Setelah itu, Lambrou menuju jalan raya untuk mencari pertolongan.
Sekitar pukul 14.15, dia berhasil menghentikan seorang pengendara bernama Jro Widiarta, yang ternyata merupakan warga setempat.
Lambrou kemudian menyampaikan kejadian tersebut kepada Widiarta. Keduanya lantas menuju lokasi kejadian.
Setelah melihat kondisi korban dan mengetahui identitasnya, Widiarta menghubungi pihak keluarga.
“Beberapa saat kemudian datanglah Kadus Banjar Sukawana dan selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian,” terang Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta, Rabu (7/10).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi tertindih sepeda motor.
Pada bagian belakang kepala korban terdapat luka.
Mata kanan korban juga mengalami lebam, sementara darah keluar dari hidung dan telinga.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka dan retak tulang pada bagian belakang kepala, hematom pada mata kanan, serta pendarahan dari hidung dan telinga.
Korban diduga meninggal akibat terjatuh saat mengendarai sepeda motor di jalan perkebunan tersebut.
Namun, untuk memastikan penyebab pasti kematian, pihak keluarga meminta dilakukan autopsi.
“Terkait peristiwa tersebut, terhadap jenazah korban akan dilakukan autopsi di Rumah Sakit Tri Jata,” ungkap Gumiliarta.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung