Radarbadung.jawapos.com – Aktivitas mencuci muka di tepi Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, berujung maut.
Seorang perempuan berusia 21 tahun, Arrum Naila Habiba, meninggal dunia setelah terseret ombak pada Minggu (25/10) malam.
Sementara itu, seorang remaja berusia 16 tahun yang berusaha menolongnya berhasil selamat.
Kedua korban masing-masing Nehayatus Jahro, 16, asal Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, dan Arrum Naila Habiba, 21, asal Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana.
Berdasarkan keterangan kepolisian, Nehayatus awalnya dijemput Arrum di rumahnya.
Keduanya kemudian pergi ke Pantai Perancak sekitar pukul 16.00 Wita.
Sekitar pukul 19.00 Wita, Arrum mencuci muka di tepi pantai.
Namun, ia terseret ombak saat kondisi air laut sedang pasang.
Nehayatus yang berusaha menolongnya justru ikut terseret arus.
Kasat Polairud Polres Jembrana Iptu I Gede Ketut Suasnawa mengatakan, kedua korban ditemukan warga sekitar 30 menit setelah kejadian.
Keduanya ditemukan di tepi pantai dengan jarak sekitar 50 meter satu sama lain.
“Keduanya ditemukan warga di pinggir pantai, 30 menit kemudian. Lokasi antara mereka terpisah dengan jarak sekitar 50 meter. Kemudian dievakuasi menuju Puskesmas II Jembrana,” ujar Suasnawa, Senin (26/10).
Setelah dievakuasi ke Puskesmas II Jembrana, Nehayatus dinyatakan selamat, sedangkan Arrum meninggal dunia.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan medis terhadap korban meninggal dunia.
Tim Inafis Satreskrim Polres Jembrana juga melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Suasnawa mengatakan, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian Arrum dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Pemakaman sudah dilakukan tadi pagi di kuburan terdekat dari rumahnya,” tandasnya.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung