Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Pameran Bonsai Bertabur Bintang, 618 Tanaman Hiasi Alun-alun Gianyar

Ida Bagus Indra Prasetia • Minggu, 3 Mei 2026 | 09:21 WIB
Berbagai jenis bonsai dengan beragam ukuran dan gaya dipajang rapi di area Alun-alun Gianyar, pameran berlangsung hingga 2 Mei 2026. (Foto Kominfo Gianyar) 
Berbagai jenis bonsai dengan beragam ukuran dan gaya dipajang rapi di area Alun-alun Gianyar, pameran berlangsung hingga 2 Mei 2026. (Foto Kominfo Gianyar) 
 
Radarbadung.jawapos.com– Sebanyak 618 tanaman bonsai dari berbagai daerah seperti Bali, Lombok, hingga Jawa dipamerkan memeriahkan Alun-alun Gianyar.
 
Kegiatan yang digelar Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Gianyar ini mengusung tajuk Bertabur Bintang Jilid 3 dan berlangsung sejak 24 April hingga 2 Mei 2026.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar yang juga menjabat sebagai Ketua PPBI Cabang Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama atau akrab disapa Gus Bem, menyatakan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang menampilkan karya seni semata.
 
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap alam dan lingkungan hidup.
 
“Prospek pengembangan bonsai di Gianyar sangat cerah. Selain sebagai bentuk ekspresi seni yang tinggi, merawat bonsai juga mengajarkan kita untuk sabar, teliti, dan peduli terhadap kelestarian alam,” ujarnya.
 
Gus Bem menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar akan terus memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan positif berbasis hobi dan budaya, termasuk pameran bonsai ini.
 
Dukungan serupa juga diberikan untuk kegiatan lain seperti lomba burung dan komunitas kreatif lainnya.
 
“Selain melestarikan seni dan budaya, kegiatan ini juga selaras dengan misi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.
 
Harapannya, pameran ini bisa membuka peluang usaha dan menggerakkan roda perekonomian di daerah,” tambahnya.
 
Sementara itu, Ketua Panitia I Wayan Artana menjelaskan bahwa meski jumlah tanaman yang dipamerkan tahun ini lebih sedikit dibandingkan edisi sebelumnya, namun dari segi kualitas dan estetika jauh lebih unggul.
 
“Peserta kini jauh lebih selektif dalam memilih karya terbaiknya. Jika dulu satu orang bisa membawa hingga 10 tanaman, sekarang cukup 2 hingga 3 pohon saja, tapi kualitasnya sudah terstandar tinggi,” jelasnya.
 
Ia menambahkan, perubahan signifikan juga terlihat pada kategori kelas prospek atau bahan baku.
 
Jika sebelumnya penilaian hanya melihat gerak dasar batang dan ranting, tahun ini standarnya ditingkatkan.
 
Peserta wajib menampilkan tanaman yang sudah memiliki pola bentuk yang jelas dan tergambar arah pembentukan akhirnya.
 
“Karena standarnya lebih ketat, jumlah peserta di kelas ini pun berkurang. Namun hasilnya sangat memuaskan, karena tanaman yang dipajang sudah terlihat indah dan memiliki nilai seni yang tinggi,” pungkas Artana.***
Editor : Donny Tabelak
#bali #Pemkab Gianyar #pameran #lombok