Waspada! Komplotan Maling Motor Berkeliaran, Sasar Motor Mahasiswa di Parkiran Kos dan Kampus Unud
Andre Sulla• Senin, 20 Oktober 2025 | 13:08 WIB
Pelaku pencurian motor terekam CCTV di area parkir Universitas Udayana.
Radarbadung.jawapos.com- Tiga unit motor milik mahasiswi Universitas Udayana (Unud) dilaporkan hilang digondol maling.
Kejadian ini pun membuat pusing Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang S.I.K.,M.H., beserta jajaran.
Dalam sekejap, tiga unit sepeda motor milik mahasiswi Universitas Udayana (Unud) raib dari tempat parkir kosan di sekitar area kampus.
Aksi pencurian itu terekam kamera CCTV. Salah satu korban, Nadia Lestari Hutapea, 21, mahasiswi asal Simalungun, Sumatera Utara, mengaku kehilangan motor Honda Scoopy hitam berplat DK 6274 GBT miliknya.
Ia melapor dengan nomor laporan Reg. Dumas / 626 / X / 2025 / SPKT Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan / Polresta Denpasar / Polda Bali, Kamis 16 Oktober 2025 sekitar pukul 09.00 WITA.
Menurut Nadia, motor tersebut terakhir kali diparkir di depan kosnya, kawasan Jimbaran, pada Rabu (15/10) malam sekitar pukul 22.00 WITA.
Saat bangun pagi, sekitar pukul 06.00 WITA, motor yang sudah dikunci stang dan ditutup seperti biasa sudah tidak berada di tempat semula.
“Motor saya sudah dikunci stang dan diparkir rapi, tapi pagi harinya sudah hilang," bebernya, Minggu (19/10).
Setelah dicek CCTV, terlihat seseorang datang dan mengambil motor dengan cepat. Karena itu, kerugian yang dialami Nadia ditaksir mencapai Rp 19 juta.
Ia bukan satu-satunya korban. Di hari yang sama, mahasiswi lain juga melaporkan kehilangan motor.
Motornya hilang sekitar di parkiran kos yang sama, sekitar pukul 07.00 WITA. Sementara satu lagi mendapati motornya raib pada Sabtu subuh 18 Oktober 2025.
“Kami telah melapor ke polisi karena kejadianya hampir bersamaan. Bahkan di belakang kos saya juga ada motor lain hilang, dan beberapa bulan lalu sempat ada kasus serupa. Korbannya kebanyakan mahasiswa,” ungkap Nadia.
Kekhawatiran pun meluas di kalangan mahasiswa Unud. Banyak dari mereka merasa was-was memarkir kendaraan di sekitar kos dan area kampus, terutama pada malam hari.
“Kami harap pelakunya segera tertangkap dan motor bisa kembali. Semoga kejadian ini jadi perhatian serius agar kami, para mahasiswa, tidak terus-menerus jadi korban,” tutup Nadia.
Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Komang Agus Dharmayana W., S.I.K., M.Si., melalui Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan AKP I Made Sena S.H.,M.H., membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Kami masih mendalami rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan tambahan dari sejumlah saksi. Upaya identifikasi pelaku sedang berjalan,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau mahasiswa dan masyarakat sekitar untuk lebih waspada serta menambah sistem pengamanan kendaraan, seperti kunci ganda atau alarm tambahan, terutama bagi penghuni kos yang parkir di area terbuka. Kasus ini kini dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan.
"Semoga petunjuk dari rekaman CCTV bisa mengarah pada identitas pelaku yang selama ini beraksi di kawasan pendidikan tersebut," tutup mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur.***
Antusias peserta mengikuti kegiatan literasi yang diadakan oleh komunitas Magelang Book Party. Editor : Donny Tabelak