Radarbadung.jawapos.com– Seorang perempuan asal Medan, Sumatera Utara, berinisial RF, 27, mengalami malam mengerikan. Ia diduga diperkosa seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman berinisial SB.
Informasi yang diperoleh, korban diperkosa setelah lebih dulu diancam dengan golok warna kuning di salah satu villa mewah kawasan Jalan Bougenville, Jimbaran, Kuta Selatan.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu lalu (29/10/2025) sekitar pukul 22.00 WITA. Korban kemudian melapor ke Polresta Denpasar, dalam kondisi masih trauma dan menangis, Kamis 30 Oktober 2025.
Dari informasi, korban dan pelaku baru saja berkenalan. "SB menghubungi RF untuk bertemu, lalu mengajaknya makan siang di salah satu warung santai di kawasan Jimbaran," beber sumber petugas, Sabtu (1/11).
Setelah makan, keduanya beranjak pergi, namun lelaki itu sempat memaksa untuk singgah ke villa tempat tinggalnya.
“Awalnya korban menolak, tapi pelaku terus membujuk hingga akhirnya korban mau ikut,” ungkap sumber.
Begitu tiba di villa, suasana berubah mencekam. SB langsung mengunci pintu dari dalam dan memaksanya untuk berhubungan badan.
"Korban menolak karena baru mengenal pelaku, namun bule itu justru naik pitam," sambung petugas.
Karena itu, pelaku menampar pipi kiri sang wanita dua kali hingga jatuh. Akibat tamparan keras itu, siku kanan RF luka, kaki kanan sakit, dan lututnya lecet.
"Tak berhenti di situ, ia lantas mengancam korban dengan golok warna kuning agar menuruti keinginannya," kata sumber mengutip keterangan sang wanita saat melapor.
Di bawah ancaman senjata tajam itu, korban tak berdaya hingga akhirnya diperkosa.
“Pelaku mengunci pintu dan mengancam korban dengan golok sebelum memperkosanya,” lagi kata sumber kepolisian.
Keesokan harinya, korban asal Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, itu memberanikan diri datang ke Polresta Denpasar untuk melapor.
Ia juga menjalani visum et repertum guna memperkuat laporannya. Polisi yang menerima laporan segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mencari pelaku.
Namun, SB sudah tidak berada di vila. Diduga kuat, bule asal Jerman itu kabur setelah mengetahui dirinya bakal dicari aparat.
“Pelaku masih dalam pengejaran. Kasusnya masih kami dalami,” kata sumber. Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi mengaku akan mengecek laporan.
Ia mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan kasus tersebut. “Belum dapat info, saya cek dulu ya,” singkat Sukadi.***
Editor : Donny Tabelak