Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Sadis, Mandor Proyek Digergaji Anak Buah di Adegan ke-15

Ida Bagus Indra Prasetia • Kamis, 11 Desember 2025 | 17:05 WIB
Tiga pelaku memeragakan adegan pembunuhan terhadap mandor proyek dalam rekonstruksi yang berlangsung di halaman Mapolres Gianyar, Selasa (10/12) kemarin.
Tiga pelaku memeragakan adegan pembunuhan terhadap mandor proyek dalam rekonstruksi yang berlangsung di halaman Mapolres Gianyar, Selasa (10/12) kemarin.

Radarbadung.jawapos.com– Polres Gianyar menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi di Subak Dalem Tenggaling, Banjar Puseh, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring pada Rabu (10/12) pukul 11.35 WITA.

Rekonstruksi berlangsung di Lapangan Apel Polres Gianyar dengan menghadirkan tiga tersangka.

Kejadian tragis itu berlangsung pada Jumat, 24 Oktober 2025 pukul 11.15 WITA tersebut.

Korban dalam kasus ini adalah I Wayan Sedhana, 54. Saat rekontruksi, korban digantikan pemeran pengganti dari kepolisian.

Ketiga tersangka hadir. Masing-masing Murul Arifin alias Arik, M. Fais, dan Sandy Firmansyah.

Tiga pelaku memperagakan 15 adegan sesuai peran masing-masing mulai dari awal hingga akhir kejadian.

Seluruh adegan diperagakan dengan lancar serta disetujui oleh para tersangka tanpa keberatan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasi Pidum Kejari Gianyar, Kasat Reskrim Polres Gianyar, para Jaksa Penuntut Umum, Penyidik, Penasehat Hukum korban, serta keluarga korban yang mengikuti proses rekonstruksi dari awal hingga selesai.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP M. Guruh Firmansyah menjelaskan, rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa serta memastikan kecocokan antara keterangan para tersangka dengan fakta lapangan.

”Rekonstruksi ini kami laksanakan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai peran masing-masing tersangka. Dengan 15 adegan yang diperagakan, kami memastikan seluruh rangkaian kejadian sesuai dengan hasil penyidikan,” ujarnya.

Dikatakan, rangkaian ini untuk melengkapi berkas perkara. ”Proses ini penting sebagai kelengkapan berkas perkara sebelum dilimpahkan ke pihak kejaksaan,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Gianyar berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan demi memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

”Dengan dilaksanakannya rekonstruksi ini, berkas perkara diharapkan segera lengkap sehingga proses hukum dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya,” ujarnya.***

Editor : Donny Tabelak
#pembunuhan #polres gianyar #rekonstruksi #gergaji