Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Lagi, Perempuan Muda Ngaku Diancam Dihabisi lalu Diperkosa di Kosan

Andre Sulla • Jumat, 9 Januari 2026 | 16:41 WIB

Ilustrasi, seorang perempuan muda asal kabupaten Belu, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dirudapaksa dibawa ancaman pembunuhan di denpasar.
Ilustrasi, seorang perempuan muda asal kabupaten Belu, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dirudapaksa dibawa ancaman pembunuhan di denpasar.

Radarbadung.jawapos.com - Kasus dugaan pemerkosaan kembali menggemparkan warga Kota Denpasar.

Belum tuntas penanganan kasus perkosaan yang terjadi pada malam pergantian tahun, peristiwa serupa kembali dialami seorang perempuan muda asal kabupaten Belu, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Korban berinisial MB, 23, warga Kabupaten Belu, NTT, mengaku diperkosa seorang pria tak dikenal di area parkiran sepeda motor kamar kosnya.

Lebih mengerikan lagi, ia diancam akan dibunuh jika menolak melayani nafsu bejat pelaku.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/01/2026) sekitar pukul 03.40 Wita.

Saat itu, gadis ini tengah mencuci pakaian di kosnya lantaran cucian sudah menumpuk.

Usai mencuci, ia langsung menjemur pakaian di depan kamar kos.

Situasi dini hari itu terbilang sepi. Seluruh penghuni kos masih tertidur lelap.

Selama ini, ia merasa lingkungan kos relatif aman sehingga tak menaruh rasa curiga meski beraktivitas seorang diri.

Namun ketenangan itu mendadak berubah mencekam.

Dari balik kegelapan, muncul seorang pria tanpa mengenakan baju.

Lelaki itu langsung menarik paksa tangan dan menyeretnya menuju area parkiran motor yang berada di dalam gudang kos.

“Korban mengaku tidak mengenal pelaku karena kondisi parkiran gelap,” ungkap sumber petugas di lapangan, Jumat (9/01/2026).

Menyadari dirinya hendak diperkosa, korban sempat berontak dan berteriak meminta tolong. Namun pelaku justru semakin brutal.

Pelaku mengancam akan menghabisi nyawa korban jika terus melawan.

“Korban diancam akan dibunuh apabila tidak mau melayani keinginan pelaku untuk berhubungan intim,” tambah sumber.

Di bawah ancaman pembunuhan, perantau ini akhirnya tak berdaya.

Ia diperkosa pelaku dalam kondisi ketakutan dan trauma mendalam.

Usai melampiaskan perbuatannya, pelaku melarikan diri meninggalkan korban dalam keadaan menangis histeris.

Beberapa jam setelah kejadian, korban memberanikan diri melapor ke Polresta Denpasar.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, SH, MH, mengaku belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.

“Kami belum menerima laporannya,” singkatnya saat dikonfirmasi, Jumat (9/01/2026).

Sebelumnya, kasus perkosaan juga terjadi di kawasan Jalan Gunung Guntur, Denpasar, pada malam Tahun Baru, Rabu (31/12/2025).

Korban perempuan berinisial Allya R, 19, asal Kupang, NTT, mengaku diperkosa pria berinisial Nuljulul U, 23, asal Lombok Timur di kamar kos pelaku.***

Editor : Donny Tabelak
#polresta denpasar #ntt #pembunuhan #Belu #pengancaman #pemerkosaan