Radarbadung.jawapos.com– Sebuah insiden kekerasan berdarah terjadi di kawasan Jalan Merpati, Desa Tegal Kertha, Kecamatan Denpasar Barat, Sabtu (7/3) sekitar pukul 18.00 WITA.
Seorang pria bernama I Made Dwipa A, 42, mengalami beberapa luka tusuk serius setelah diserang oleh rekannya, I Dewa Gede Surya M, 30, diduga dipicu perselisihan saat membicarakan rencana gadai BPKB sepeda motor.
Korban yang mengalami luka di bagian leher, dada kiri-kanan, ketiak kiri, dan perut kiri awalnya mendapatkan pertolongan dari saksi mata Didit Triawan, 38, yang membawanya ke RS Balimed.
Karena kondisi cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah dan masih menjalani perawatan intensif hingga kini.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa berdarah itu bermula dari percakapan telepon antara pelaku dan korban.
Pelaku berencana menggadaikan BPKB sepeda motor Honda Vario tahun 2020 miliknya dengan nilai Rp30 juta kepada korban.
Namun, korban menilai nilai tersebut terlalu rendah dan menyarankan untuk dinaikkan menjadi Rp50 juta, yang diduga memicu ketegangan hingga terjadi cekcok mulut.
Keduanya kemudian sepakat bertemu, namun korban justru mendatangi lokasi pelaku yang berada di sebelah selatan minimarket.
Saat bertemu di depan Indomaret, cekcok kembali terjadi dan berkembang menjadi baku hantam.
Pelaku kemudian mengeluarkan pisau lipat dan menusuk korban beberapa kali sebelum melarikan diri.
Setelah laporan dari keluarga korban, petugas kepolisian segera melakukan pencarian dan berhasil mengamankan pelaku tidak jauh dari kediamannya tanpa perlawanan.
Dari pelaku, polisi menyita barang bukti berupa kaos hitam, celana hitam, dan pisau lipat yang diduga digunakan dalam aksi penusukan.
Baca Juga: Terseret Banjir Bandang di Desa Banjar Buleleng, Putu Wini Kirim Video Minta Tolong Sebelum Hilang
Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, menyatakan bahwa kasus penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihaknya akan memastikan kronologi peristiwa secara detail sebelum memberikan keterangan resmi.***
Editor : Donny Tabelak