Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Apes! Usai Meraba Korban, Begal Paha Jatuh ke Saluran Air hingga Patah Tulang

Muhammad Basir • Selasa, 14 April 2026 | 07:31 WIB
Terduga pelaku begal paha saat dievakuasi usai nyemplung ke parit saat mencoba kabur. Pelaku mengalami patah tulang kaki. (Foto Polres Jembrana)
Terduga pelaku begal paha saat dievakuasi usai nyemplung ke parit saat mencoba kabur. Pelaku mengalami patah tulang kaki. (Foto Polres Jembrana)

Radarbadung.jawapos.com– Aksi tercela seorang pria berinisial D, 22, berujung petaka di Jembrana.

Usai diduga melakukan pelecehan seksual dengan meraba paha seorang perempuan, pelaku yang kerap disebut begal paha ini justru terperosok ke dalam saluran irigasi saat berusaha melarikan diri.

Peristiwa naas ini terjadi Minggu (12/4) malam sekitar pukul 19.30 Wita di wilayah Banjar Peh, Desa Kaliakah.
 
Kejadian bermula saat korban berinisial MJ baru selesai berolahraga dan sedang dalam perjalanan pulang.

Di tengah jalan, korban menyadari dirinya dibuntuti seorang pria mengendarai motor warna putih yang tidak menggunakan plat nomor.
 
Sesampainya di ruas jalan yang sepi, pelaku mendekati korban dan diduga meraba bagian paha korban.

Merasa tidak aman, korban langsung bergegas meninggalkan lokasi.
 
Sementara itu, pelaku langsung tancap gas untuk melarikan diri. Namun nasib nahas menantinya.

Diduga karena panik dan tidak menguasai medan, motor yang dikendarainya hilang kendali hingga terpelosok ke dalam saluran irigasi sawah.

Akibat benturan keras, pelaku mengalami luka serius dan diduga patah tulang.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera memberikan pertolongan.

Pelaku kemudian dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Sanglah, Denpasar, untuk mendapatkan penanganan medis.
 
Kecurigaan warga semakin menguat setelah menemukan fakta bahwa plat nomor kendaraan tersebut sebenarnya dilepas dan disimpan di dalam jok.

Hal ini membuat warga menduga bahwa aksi cabul tersebut bukanlah kali pertama dilakukan pelaku.
 
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gde Alit Darmana, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.

Namun pihaknya masih mendalami keterkaitan antara kecelakaan itu dengan dugaan kasus pelecehan seksual.
 
”Benar ada kecelakaan tunggal di wilayah Kaliakah, korban dirujuk ke RS Sanglah. Untuk dugaan pelecehan masih kami dalami, saat ini baru keterangan awal dari korban,” ujar Alit saat dikonfirmasi, Senin (13/4).
 
Hingga saat ini, polisi masih memproses hukum dan akan memanggil saksi untuk memperjelas peristiwa yang sebenarnya terjadi.***

Editor : Donny Tabelak
#begal #pelecehan seksual #polres jembrana #kecelakaan