Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Lagi, Gudang Oplos Gas LPG di Karangasem Digerebek Polisi, Masyarakat Kini Lebih Waspada Beli Elpiji

Zulfika Rahman • Kamis, 30 April 2026 | 05:57 WIB
Polisi menangkap wanita berinisial BE, 48, warga asal Subagan, Karangasem, yang nekat menyalahgunakan gas LPG 3 kilogram (kg) subsidi pemerintah.
Polisi menangkap wanita berinisial BE, 48, warga asal Subagan, Karangasem, yang nekat menyalahgunakan gas LPG 3 kilogram (kg) subsidi pemerintah belum lama ini.  Praktik pengoplosan gas elpiji membuat masyarakat semakin berhati-hati dalam membeli bahan bakar tersebut, terutama jenis ukuran 3 kilogram. (Foto dok radarbadung.jawapos.com) 
 
Radarbadung.jawapos.com– Keberhasilan Polres Karangasem membongkar praktik pengoplosan gas elpiji membuat masyarakat semakin berhati-hati dalam membeli bahan bakar tersebut, terutama jenis ukuran 3 kilogram.
 
Pasca penggerebekan yang dilakukan di Kelurahan Subagan, warga kini lebih teliti memastikan keaslian barang yang dibeli.
 
Salah seorang agen gas elpiji di Karangasem, Hajar Aini, mengakui adanya perubahan signifikan dalam pola penjualan.
 
Jika sebelumnya stok gas di warung-warung mitranya habis dalam waktu dua hari, kini butuh waktu hingga empat hari untuk terjual habis.
 
“Kondisi ini jelas dipengaruhi oleh tingkat kewaspadaan konsumen yang meningkat. Mereka takut membeli barang yang tidak aman dan ilegal,” ujarnya saat ditemui, Rabu (29/4).
 
Ia menegaskan bahwa pasokan gas yang didistribusikan oleh agen resmi sudah dipastikan murni dan sesuai standar yang dikeluarkan dari Stasiun Pengisian dan Penyaluran Bulk Elpiji (SPPBE).
 
Kasus oplosan ini murni ulah oknum tidak bertanggung jawab yang ingin meraup keuntungan secara haram.
 
“Sangat disayangkan hal ini terjadi. Akibat perbuatan segelintir orang, citra dan kepercayaan masyarakat terhadap gas elpiji jadi terganggu. Kami berharap polisi mengusut tuntas kasus ini agar tidak terulang kembali dan distribusi ke masyarakat tetap terjamin aman,” tegasnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem, I Made Loka Santika, belum dapat memberikan keterangan resmi.
 
Saat dihubungi melalui telepon, nomor yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.
 
Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Karangasem berhasil menggerebek gudang tempat pengoplosan gas elpiji di wilayah Subagan.
 
Dalam operasi tersebut, petugas menangkap pemilik tempat beserta para pekerjanya, serta mengamankan ratusan tabung gas sebagai barang bukti.
 
Dari penyelidikan diketahui, modus operandi pelaku adalah mengoplos gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram ke dalam tabung berukuran lebih besar, yakni 5,5 kilogram, 12 kilogram, hingga 50 kilogram untuk dijual kembali dengan harga lebih mahal.
 
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.***
Editor : Donny Tabelak
#polres karangasem #Oplos Gas Elpiji #lpg