Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

MIRIS! Mayat Bayi Ditemukan Tak Utuh Dimakan Anjing, Orangtuanya Ternyata Masih Pelajar SMA

Francelino Junior • Senin, 11 Mei 2026 | 07:53 WIB
Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jenazah bayi.(Foto Polres Buleleng) 
Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jenazah bayi.(Foto Polres Buleleng) 

Radarbadung.jawapos.com– Warga Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, dikejutkan dengan penemuan mengenaskan jenazah seorang bayi perempuan di tanah lapang, Sabtu (9/5) sore.

Kondisi jasad bayi tersebut sangat memprihatinkan, sudah tidak utuh karena diduga sempat dimakan oleh anjing.

Fakta semakin menyayat hati ketika diketahui bahwa kedua orang tua bayi tersebut masih berstatus pelajar SMA dan di bawah umur.

Kejadian bermula ketika seorang anak SD bernama Putu Mahendra Putra sedang bermain layang-layang di area sebelah selatan Pura Sura Lepang.

Saat itu, ia melihat seekor anjing sedang asyik mengendus dan memakan sesuatu di tanah.

Saat didekati, pemandangan yang ia temukan ternyata adalah sesosok jenazah bayi.

Anak tersebut kemudian segera melapor kepada warga sekitar, Kadek Kartini, 30, yang kemudian memastikan kebenaran informasi tersebut sebelum melaporkannya ke pihak berwajib.

Polisi pun segera datang melakukan pengamanan dan olah TKP.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, jenazah bayi tersebut sudah tidak utuh.

Bagian kaki kiri dan leher hilang, diduga akibat gigitan hewan.

Jasad tersebut juga sudah mengeluarkan bau busuk dan diperkirakan sempat bergeser dari lokasi awal penguburan yang berjarak sekitar enam meter.

Dari hasil penyelidikan mendalam, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi serta mengamankan kedua orang tua bayi tersebut.

Keduanya merupakan pasangan kekasih yang masih duduk di bangku SMA, berinisial LPMPU dan KAP.

Berdasarkan keterangan pelaku, bayi tersebut dilahirkan secara diam-diam oleh ibunya di dalam kamar mandi pada Jumat (8/5) sekitar pukul 20.00 WITA.

Saat ditemukan oleh pacarnya, bayi tersebut sudah tergeletak tak bernyawa.

Ari-ari plasenta pun diketahui sempat dipotong menggunakan gunting.

Karena panik dan ketakutan, keduanya memutuskan untuk membuang jenazah ke tanah lapang tersebut.

Sekitar 30 menit setelahnya, si pria sempat kembali ke lokasi dan mencoba mengubur bayi tersebut secara asal-asalan menggunakan tanah, batako, dan ranting kayu.

“Saat ini kedua pelaku sudah kami amankan. Penanganan kasus dilanjutkan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Buleleng. Mengingat status mereka yang masih di bawah umur, selama proses hukum berlangsung mereka berada dalam pendampingan dan pengawasan orang tua,” ungkap Yohana.***

Editor : Donny Tabelak
#Polres Buleleng #pelajar #penemuan bayi