Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Murai Batu hingga Jalak Bali Raib, Penangkar di Tabanan Rugi Setengah Miliar Rupiah

Juliadi Radar Bali • Jumat, 15 Mei 2026 | 16:43 WIB
Tim Satreskrim Polres Tabanan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pencurian burung di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan. (Istimewa)
Tim Satreskrim Polres Tabanan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pencurian burung di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan. (Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Sepak terjang pencuri di Kabupaten Tabanan kembali menyita perhatian, namun kali ini targetnya bukan kendaraan bermotor, melainkan burung-burung kicauan bernilai tinggi.

Sebuah penangkaran burung milik warga di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan, menjadi sasaran pembobolan yang menyebabkan kerugian materiel ditaksir mencapai setengah miliar rupiah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/5) pagi.

Saat itu, pemilik penangkaran bernama Ida Bagus Kade Arsa Budi Wiguna, hendak memberikan pakan kepada koleksi burungnya.

Namun, alih-alih melihat burung-burungnya berkicau, ia justru menemukan pemandangan yang mengkhawatirkan.

Sejumlah pintu kandang di bagian tengah, depan, hingga belakang rumahnya ditemukan dalam kondisi terbuka dan rusak.

Setelah melakukan pengecekan menyeluruh, korban mendapati puluhan burung peliharaannya raib dicuri.

Total sebanyak 30 ekor burung dari 20 kandang yang tersebar di area garasi, tengah, dan belakang rumah berhasil digondol maling.

Jenis burung yang menjadi incaran pelaku pun beragam dan memiliki harga jual fantastis, di antaranya burung Murai Batu (termasuk jenis Murai Panda), Hwamei, hingga Jalak Bali.

Akibat kehilangan koleksi primadona tersebut, korban menderita kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Panik atas kejadian tersebut, korban segera melaporkannya ke Polres Tabanan.

Menanggapi laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Made Teddy Satria Permana, membenarkan adanya kejadian pencurian ini.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap pelaku. Dari hasil olah TKP sementara, pelaku diduga masuk saat malam hari ketika pemilik sedang istirahat, dengan cara merusak kunci-kunci pada kandang burung,” ungkap AKP Made Teddy Satria Permana, Kamis (14/5).

Pihak kepolisian kini tengah memburu para pelaku dan menelusuri jejak burung-burung hasil curian yang kemungkinan besar akan diedarkan kembali ke pasar gelap atau kolektor burung.***

Editor : Donny Tabelak
#Polres Tabanan #pencurian #burung