Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Jelang Idul Adha, Polres Karangasem Imbau Warga Waspada Aksi Pencurian Sapi

Zulfika Rahman • Kamis, 21 Mei 2026 | 17:56 WIB
Pengecekan kesehatan sapi Bali dilakukan Karantina Bali.
 Sapi milik warga di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem, beberapa waktu lalu hilang di curi. (Foto dok Radarbadung.jawapos.com) 

Radarbadung.jawapos.com– Menyusul laporan kehilangan dua ekor sapi milik warga di Desa Ababi, Kecamatan Abang beberapa waktu lalu, Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, langsung memerintahkan seluruh jajaran di tingkat Kepolisian Sektor (Polsek) untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengingatkan masyarakat.

Imbauan ini disampaikan mengingat kebutuhan hewan kurban yang terus meningkat menjelang perayaan Idul Adha, sehingga berpotensi memicu kasus pencurian ternak.

Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, menjelaskan bahwa pasca peristiwa di Ababi, petugas diminta turun langsung ke wilayah-wilayah hingga ke lingkungan banjar.

Sasaran utamanya adalah warga yang memiliki ternak sapi, agar lebih berhati-hati dan mengawasi hewan peliharaannya.

"Menjelang Idul Adha ini permintaan dan kebutuhan sapi cukup tinggi. Oleh karena itu, kami meminta jajaran mengingatkan masyarakat, khususnya para peternak, agar lebih waspada menjaga keamanan ternak sapinya," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/5).

Artono juga menghimbau warga untuk turut aktif mengawasi keamanan lingkungan.

Apabila melihat ada orang yang membawa sapi dan terlihat mencurigakan di wilayahnya, warga diminta untuk segera menanyakan kejelasan asal-usul hewan tersebut atau tempat pembeliannya.

Jika dirasa perlu, warga dapat langsung melapor ke Bhabinkamtibmas atau petugas kepolisian setempat.

"Sekadar bertanya 'sapinya dari mana, dibeli di mana', itu sudah cukup membantu kami mengawasi peredaran hewan ternak. Jika ada yang mencurigakan, segera lapor," tegas Artono.

Ia menambahkan, sasaran utama pencurian biasanya adalah sapi yang kandangnya berada jauh dari pantauan pemilik.

Di wilayah Karangasem, banyak warga yang memelihara sapi di lokasi terpisah dari tempat tinggal, seperti di kebun atau pinggir sawah yang agak terpencil.

Kondisi inilah yang dinilai sangat rawan, apalagi di momen-momen tertentu seperti saat ini.

"Di sana jauh dari pantauan pemilik, sehingga cukup rawan digasak pelaku. Untuk itu, kami mengimbau para pemilik ternak yang sapinya dipelihara jauh dari rumah, sebaiknya sementara waktu dibawa mendekat ke pemukiman saat malam hari. Tujuannya agar tetap dalam jangkauan dan pantauan mata pemilik," imbuhnya.

Saat ini, pihak kepolisian juga terus mengintensifkan patroli di berbagai wilayah rawan.

Sementara itu, kasus kehilangan dua ekor sapi di Desa Ababi sendiri masih terus didalami dan diselidiki oleh tim penyidik guna menemukan pelakunya.***

Editor : Donny Tabelak
#polres karangasem #sapi #pencurian