Radarbadung.jawapos.com– Aksi pencurian dengan modus memanfaatkan kelengahan korban kembali terjadi di Jembrana.
Kali ini, tas selempang milik pengemudi mobil pikap raib digondol maling saat pemiliknya sedang fokus mengganti ban kendaraan di salah satu SPBU kawasan Negara, Rabu (20/5) pagi.
Pelaku diketahui bergerak cepat dan aksinya terekam jelas oleh kamera pengawas di lokasi kejadian.
Peristiwa berlangsung sekitar pukul 06.40 WITA.
Saat itu, korban bersama seorang saksi mengendarai mobil pikap L300 dan singgah di SPBU Rahayu untuk mengisi bahan bakar solar.
Namun, saat hendak mengisi BBM, keduanya menyadari salah satu ban kendaraan dalam kondisi kempis.
Korban pun memindahkan mobilnya dan memarkirkan kendaraan tepat di depan mesin ATM yang ada di lingkungan SPBU untuk segera mengganti ban tersebut.
Proses penggantian ban berlangsung cukup lama, yakni sekitar 15 menit.
Karena terlalu fokus menangani kendaraannya, korban sama sekali tidak menaruh curiga dan meninggalkan tas selempang hitam miliknya tergeletak di atas jok mobil.
Setelah ban terpasang dengan sempurna, korban langsung menyalakan mesin dan melanjutkan perjalanan tanpa mengecek kembali barang-barang bawaannya.
Baru setelah sampai di wilayah Tegal Asih dan berhenti untuk menambal ban yang ternyata masih bermasalah, korban tersentak kaget.
Tas selempang yang tadi diletakkan di atas jok mobil sudah tidak ada di tempatnya.
Korban pun menyimpulkan tas itu pasti raib saat ia sedang sibuk mengurus kendaraan di area SPBU sebelumnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp2,5 juta.
Di dalam tas yang hilang itu terdapat uang tunai sebesar Rp700 ribu, satu unit ponsel merek Itel, dokumen penting berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan SIM C atas nama korban, serta satu buah kartu ATM Bank BCA.
Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Jembrana agar segera ditindaklanjuti.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, gerak-gerik pelaku yang memanfaatkan momen lengah korban ini sempat terekam oleh kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Gerak-gerik pelaku terekam CCTV di lokasi kejadian," ungkap salah satu sumber di kepolisian.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gede Alit Darmana, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.
Ia menyatakan tim penyidik saat ini sedang mendalami rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
"Ya benar, kami terima laporannya. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mempelajari rekaman yang ada untuk memburu pelaku," ujarnya singkat.***