Radarbadung.jawapos.com– Aksi penjambretan kembali terjadi di wilayah Badung, kali ini menyasar seorang wisatawan asing.
Seorang warga negara Mesir berinisial AAAE, 43, kehilangan telepon genggam mewahnya setelah disambar pelaku saat melintas di Jalan Raya Padang Luwih, tepatnya di depan Family Laundry, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, pada Jumat (30/5) dini hari.
Korban kehilangan sebuah iPhone 17 Pro Max berwarna oranye yang ditaksir bernilai sekitar Rp30 juta.
Pelaku yang beraksi sendirian berhasil membawa kabur barang tersebut dan melarikan diri sebelum sempat diamankan.
Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.10 WITA.
Saat itu korban baru saja meninggalkan sebuah restoran di kawasan Kuta dan hendak kembali ke tempat penginapannya di Ubud, Gianyar, dengan mengendarai sepeda motor.
Sesampainya di lokasi kejadian, korban didatangi seorang pria tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor berwarna gelap.
Pelaku mendekat dengan cepat dan langsung mengambil ponsel korban yang terpasang di dudukan kendaraan.
Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, menjelaskan bahwa aksinya berlangsung sangat kilat sehingga korban tidak sempat berbuat apa-apa.
“Pelaku mengenakan jaket penutup kepala berwarna hitam dan mengendarai motor berwarna gelap. Begitu ada kesempatan, ia langsung mengambil iPhone yang terpasang di dudukan motor korban,” ungkapnya, Senin (1/6).
Setelah berhasil merampas barang, pelaku langsung memacu kendaraannya kabur.
Korban sempat berusaha mengejar, namun gagal karena pelaku sudah menghilang di jalanan yang sepi waktu itu.
Tak lama kemudian, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Badung untuk ditindaklanjuti.
Petugas langsung turun melakukan penyelidikan awal, mulai dari mendatangi tempat kejadian, meminta keterangan korban dan saksi, hingga memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
“Kami juga telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian serta mengumpulkan berbagai petunjuk untuk mendukung penyelidikan,” tambahnya.
Hingga saat ini, aparat masih berupaya mengidentifikasi sosok pelaku beserta kendaraannya.
Rekaman CCTV menjadi salah satu acuan utama untuk mengungkap kasus ini.
Polisi pun mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar lebih waspada, terutama saat berkendara di malam hingga dini hari.
Barang berharga disarankan tidak diletakkan di tempat yang mudah terlihat atau dijangkau orang lain.
Masyarakat juga diminta segera melapor jika melihat aktivitas yang mencurigakan demi menjaga keamanan bersama.***
Editor : Donny Tabelak