Radarbadung.jawapos.com– Seorang gadis berusia 17 tahun berinisial KM, warga Denpasar Utara, harus menanggung trauma mendalam usai diduga menjadi korban tindak kekerasan seksual.
Pelakunya adalah seorang pria berinisial ASM yang berprofesi sebagai guru agama dan berdomisili di Denpasar Barat.
Kasus ini kini sedang ditangani oleh Polresta Denpasar setelah laporan resmi diterima pada Senin (22/6) sekitar pukul 13.49 WITA.
Peristiwa diduga terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WITA di rumah korban yang berada di kawasan Denpasar Barat.
Berdasarkan keterangan keluarga, guru tersebut datang ke rumah korban dengan alasan kebetulan melintas di daerah tersebut, lalu disambut oleh korban.
Saat kondisi rumah sepi dan orang tua korban tidak berada di tempat, pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk berbuat asusila.
Ia memaksa korban membuka pakaiannya.
Meskipun korban sempat melawan dan berontak, ia tidak berdaya melawan tenaga pelaku.
Korban mengaku pelaku memasukkan jari ke area tubuhnya yang sensitif.
Setelah melakukan perbuatannya, pelaku yang diperkirakan berusia 27 tahun itu segera pergi meninggalkan tempat.
Setelah kejadian, korban sempat memendam peristiwa itu selama berbulan-bulan karena rasa takut dan trauma.
Orang tua baru menyadari ada sesuatu yang tidak beres saat melihat anaknya sering menangis dan terlihat sangat ketakutan.
Butuh waktu cukup lama bagi korban untuk mengumpulkan keberanian guna menceritakan apa yang sebenarnya dialaminya.
Ayah korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Keluarga berharap kasus ini diusut tuntas agar keadilan dapat terwujud bagi putrinya yang mengalami luka batin mendalam.
Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan telah menerima laporan tersebut.
“Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan. Jika nanti terbukti secara hukum, pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan sikap anak atau remaja, seperti menjadi murung, pendiam, atau menarik diri dari lingkungan.
Selain itu, peran orang tua sangat penting untuk selalu mengawasi dan menjaga keamanan anak agar terhindar dari kejahatan serupa.***
Editor : Donny Tabelak