Radarbadung.jawapos.com– Sejumlah menara telekomunikasi di wilayah Karangasem menjadi sasaran pencurian perangkat vital.
Pelaku mengambil modul Base Transceiver Station (BTS) yang berfungsi sebagai tulang punggung infrastruktur jaringan seluler.
Kasi Humas Polres Karangasem Ipda I Nengah Artono menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui Senin (13/7), namun baru dilaporkan ke kepolisian beberapa hari kemudian.
Total ada tiga lokasi menara yang menjadi tempat kejadian perkara.
Berdasarkan laporan pelapor Herpansyah, Sabtu (11/7) sekitar pukul 11.46 Wita pihaknya menerima notifikasi dari kantor pusat mengenai indikasi perangkat hilang atau tidak terpasang dengan benar.
Pemeriksaan di lokasi menara milik DMT di wilayah Jasri Kelod, Kelurahan Subagan, menemukan satu unit modul dan lima unit SFP telah hilang dari kotak BBU.
Pemeriksaan lanjut ke menara milik Protelindo di lokasi yang sama menunjukkan kehilangan satu unit modul dan dua unit SFP.
“Kini kami sedang mendalami kasus ini. Sejumlah saksi sudah diperiksa dan kami juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” ujar Artono saat dikonfirmasi Minggu (19/7).
Akibat pencurian ini, perusahaan telekomunikasi mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp7,5 juta.
Polisi masih berupaya mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang saat ini belum diketahui identitasnya.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung