Dari Kasus pengeroyokan Sadis di Baturiti: Polisi Lakukan Ekshumasi Jenazah KD, Keluarga Siap Lapor Demi Keadilan

Francelino Junior • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 08:12 WIB
Suasana proses penggalian jenazah di Setra Desa Sidetapa yang dilakukan tim Polres Tabanan bersama tenaga medis untuk keperluan pemeriksaan hukum dan medis.(Foto Junior)
Suasana proses penggalian jenazah di Setra Desa Sidetapa yang dilakukan tim Polres Tabanan bersama tenaga medis untuk keperluan pemeriksaan hukum dan medis.(Foto Junior)

Radarbadung.jawapos.com– Polres Tabanan bersama tim medis dari RSUP Prof Ngoerah melakukan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng berinisial KD pada Senin (27/7). 

Langkah ini dilakukan guna kepentingan pemeriksaan medis dan penegakan hukum menyeluruh atas peristiwa pengeroyokan sadis di Baturiti, Tabanan, yang menewaskan almarhum. 

Proses penggalian dimulai sekitar pukul 12.30 Wita.

Warga setempat tampak memadati lokasi pemakaman meskipun aparat telah memasang batas pengamanan.

Perbekel Desa Sidetapa, I Made Sutama membenarkan pihaknya mengutus Sekretaris Desa dan Kelian Banjar Dinas Delod Pura untuk mendampingi proses tersebut.

“Kami terus menjalin komunikasi dengan Polsek Baturiti terkait peristiwa yang menimpa warga kami. Pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat terus dilakukan,” ujar Sutama.

Di sisi lain, sepupu almarhum, Made Parta menyatakan keluarga berencana melaporkan peristiwa ini secara resmi ke kepolisian demi menuntut keadilan.

Rencananya laporan akan diserahkan Selasa (28/7) ke Polres Tabanan, meskipun saat ini sudah ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami ingin mereka yang bertanggung jawab mendapatkan proses hukum yang tegas dan adil,” tegas Parta.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
pencuri ayam tewas Baturiti Polres Buleleng desa sidatapa Polres Tabanan